Minevik

Minevik

  • WpView
    Reads 475
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 11, 2020
"Dulu gue juga berfikir kayak gitu, ditinggalkan seseorang itu sangat menyakitkan. Tetapi setelah gue mencoba menempatkan diri gue ke orang yang meninggalkan kita, ditinggalkan dan meninggalkan itu sama sama menyakitkan. Saat kita meninggalkan orang yang kita sayang pasti ada rasa sakit, kita gk bisa bersama orang yang kita sayang, gak bisa melindungi orang itu dan akan selalu merindukan nya. Dan lo tau bagaimana rasanya merindu tanpa bisa melakukan apapun? Kita gak bisa menemui nya, gak bisa mendengar suara nya, gak bisa melihat senyuman nya, bukan karena kita gak sanggup. Tetapi karena kita gk punya pilihan lain, dia udah bersama-nya" "Kalau dia sayang ngapain meninggalkan?" "Gak semuanya akan berjalan sesuai rencana lo, gak semuanya berfikir seperti lo. Baik bagi lo, belum tentu baik bagi orang lain. Mungkin ia pergi karena memang waktunya ia pergi atau itu demi kebaikan" "Gue gak ngerti, semua itu gak ada hubungan nya sama gue" "Coba lo menempatkan kan diri ke posisi orang lain, jangan hanya memikirkan rasa sakit lo aja" "Lo gak tau apa yang gue rasain. Melepas seseorang yang tidak ingin kita lepas itu menyakitkan. Tetapi lo tau apa yang lebih menyakitkan? Melepas seseorang saat kita tidak siap melepasnya"
All Rights Reserved
#608
bintang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Why ?? 💖Love Him
  • Love In The Past {END}
  • crazy love |END
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Maafkan Aku
  • Till I Meet You
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • DikaRanggi

rumah yang tadinya harmonis, berubah 180° hanya dalam satu malam,dan di sini lah kehancuran di mulai Entah siapa yang salah di sini,dan siapa yang tersakiti disini, semuanya merasakan sakit yang sama,namun mereka lebih memilih bertahan karena alasan masing masing. "Kita ga boleh benci sama orang yang udah hancurin hidup kita,kita juga ga boleh balas dendam sama orang yang merenggut kebahagiaan kita,semuanya sudah di atur dan tuhan tau mana yang lebih baik"-indah lexia cahya • • • • • • "Kita ga boleh benci sama dia kak,yang salah bundanya bukan dia" ucap indah mengusap lembut rambut panjang putrinya *kalau ga paham deskripsi nya mending langsung baca aja* ⚠️Wajib vote dan komen!!! •sebelum baca ikuti akun ku dulu biar ga ketinggalan info cerita kedua aku,semoga banyak yang suka ya..

More details
WpActionLinkContent Guidelines