Alvaro & Alesha

Alvaro & Alesha

  • WpView
    LECTURAS 394
  • WpVote
    Votos 19
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, oct 11, 2020
Alvaro Dirgantara? Seorang yang biasa disebut cold prince oleh warga SMA DIRGANTARA tapi tidak dengan Alesha. Menurutnya Alvaro itu cowok yang super nyebelin dan bertindak semaunya, dan kadang bisa membuat Alesha merasa terbang sesaat lalu jatuh dengan tidak wajar. Tapi itu dulu dan sekarang Alvaro berbeda dimata Alesha. Memang sebelum nya, ia selalu menganggap cowok itu hanya menimbulkan masalah baginya. Tapi Alesha telah melihat sisi lain Alvaro dan menemukan hati nya pada dalam diri Alvaro. Sungguh sangat dalam sampai ia tidak tahu cara melihat nya atau mengeluarkan nya dari dalam sana. Sebut sajalah dirinya bucin, tidak masalah. Tapi Alesha takut akan seperti pelangi yang pudar sebelum hujan datang. Takut seperti embun yang hilang sebelum pagi berlalu. Seperti orang orang disekitarnya hilang sebelum tau kebenarannya. Entah lah terlalu banyak rahasia yang disimpan Alesha.
(CC) Atribución No Comercial. Compartir Igual
#1
perfec
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dear R [Hiatus]
  • ALGRAVANO
  • RAFAEL (END)
  • ALFARA
  •  𝐀𝐋𝐓𝐑𝐀𝐊𝐒𝐀 (My Absurd Husband)
  • Alsea
  • PARALYZED
  • ARKASYA
  • on my way (Crazy Bos) Republishing

Jika belum melupakan masa lalu, jangan pernah membuka hati dengan orang baru. Selesaikan dulu masa lalumu, pastikan dulu masa lalumu tidak ada di hatimu. Jika masih ada bayangan masa lalu, jangan pernah buka hati dengan orang baru. Jangan buka hati dengan orang baru, karna ingin meluapkan masa lalu mu, karna yang terluka bisa bertiga. "Jika belum sepenuhnya melupakan masa lalu, jangan pernah buka hati dengan orang baru." _Sya Natasya syakila_ ‎"Aku tidak bisa melupakan dia, namun aku juga tidak bisa melepaskan kamu, saat kamu akan pergi." ‎ ‎_Raden Rakha Dirgantara _

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido