Dunia Maya | Revisi (✓)

Dunia Maya | Revisi (✓)

  • WpView
    Reads 276,946
  • WpVote
    Votes 13,738
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 2, 2020
Follow sebelum baca! Versi lengkap sudah ada di google play book, link dibio [Romance-comedy] Tamaya Astyanti, diumurnya yang akan memasuki kepala tiga, Maya -- sapaan untuk dirinya -- lebih mementingkan pekerjaannya. Disaat teman kuliahnya sibuk mengurus anak dan suami, Maya malah sibuk mengurus deadline-nya. Dan mempunyai bos yang super menyebalkan, mesum, pelit, pandai merayu dirinya, tapi sayang sangat tampan adalah hal yang sangat - sangat dibenci oleh Maya. Suatu hari, kedua orangtua Maya memberikan pilihan! Menikah diumur yang ke 28 nanti, atau di jodohkan. Tentu saja Maya tidak ingin di jodohkan, ini bukan jaman Siti Nurbaya. Bingung mencari jodoh dimana? Ketika Bos menyebalkan nya mengajaknya menikah, Maya langsung mengiyakan tanpa pikir panjang. ❤️❤️❤️ "Kenapa kopinya pahit?." "Masa sih pak, saya buat sesuai takaran kok." "Coba aja kalau nggak percaya?." "Ini manis kok." "Masa, coba sini." "Menurut saya ini pahit, karena manisnya ada di kamu." "Kampret." ♣️♣️♣️ DILARANG KERAS MENJIPLAK ATAU MENGCOPY PASTE CERITA INI. Start : Copyrighted, DuniaMaya@2019.
All Rights Reserved
#96
maya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Resepsi
  • Don't call it love!
  • Prema Sutram [Completed✔️]
  • Mantanku CEO, Suami pun CEO
  • Lovely Husband [END]
  • Cool Doctor And Cute Girl [TAMAT]
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT
  • GARDENIA | SELESAI
  • Silent, Please! (Re-up)

Kiran Mahesa, bujang lapuk yang ditinggal nikah oleh para adiknya. Diusia nya yang menginjak 32 tahun, dia sudah kebal digosipin disana sini. Dia nggak mau ambil pusing, selama makan nya cukup, gaji nya nggak dipotong dan cicilannya lancar. Dia bodo amat mau digosipin apa aja. Tapi berbeda jauh dengan sang ibu, yang semakin lama semakin khawatir karena anak sulung nya itu nggak menunjukkan tanda-tanda ingin beristri. Alhasil sang ibu semakin gencar mempromosikan anaknya kesana kemari. Terhitung sudah lebih dari 20 kali dia mengikuti kencan buta. Tapi semua yang mendekati Kiran nggak pernah bertahan lama. "Jangan kelamaan lajang, ntar expired." Ceramah bocil kemaren sore yang dulu nya doyan nongkrong di empang rumahnya. "Anak kecil gausah banyak omong." Balas Kiran cuek. "Aku udah gede ya, bang. Udah 23 tahun. Udah bisa jadi bini orang." Sungut perempuan tersebut kesal. Kiran melirik keatas dan kebawah secara seksama. Kemudian terkekeh pelan. "Nggak tuh, masih kecil." "SETAN!" *** Start : Sept 2023

More details
WpActionLinkContent Guidelines