ALNAYA
  • WpView
    Membaca 322,371
  • WpVote
    Vote 12,072
  • WpPart
    Bab 55
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Jul 27, 2020
Cover by @wira.ptra Annaya Astra Ayudhya tidak pantang menyerah membuat seorang Algis Ganendra Alvaro jatuh cinta kepadanya. Gadis itu tidak pernah kehabisan akal untuk mengganggu seorang Algis, cowok yang terkenal dengan sifat dingin dan kejudesanya. bagi Annaya, Algis adalah cowok berhati dingin tak tersentuh. Namun gadis itu yakin di balik sikap dinginnya cowok itu punya rasa peduli, peduli dengan caranya sendiri. bagi Algis, Annaya hanyalah gadis bawel, pengganggu dan ceroboh. Gadis yang tidak pernah kehabisan akal untuk menarik perhatiannya. namun.... sedikit memberi warna pada kehidupannya yang hanya abu-abu lalu... bagaimana akhir kisah dari Algis dan Annaya? akankah mereka ditakdirkan bertemu untuk bersama atau bertemu untuk berpisah?
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
abuabu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Cheerful Girl [ENDING]
  • KANATA
  • A Y A N A (Revisi)
  • Alya Dairy[END✔]
  • ALDINAYA [Sudah Terbit]
  • Saudade
  • Vous Me Voyez? ✔️
  • BENCI MENJADI CINTA [SELESAI]
  • ARGA [Completed]
  • ALGAFA

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan