GARIS TAKDIR

GARIS TAKDIR

  • WpView
    Reads 540,954
  • WpVote
    Votes 20,000
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 4, 2024
DYAH ANCCI WIRASTI KENCANASARI segala upaya telah aku lakukan segenap doa sudah aku panjatkan jika memang tadirku seperti itu aku bisa apa .yah usaha dan doa bagiku usaha yg utama lalu doa yg menjadi petunjuknya HARITH JATI RIMBA TSURAYA apa yang akan terjadi sudah digariskan tuhan jodoh,rezeki hingga maut. kita sebagai hambanya hanya perlu duit(doa,usaha,iktiar dan tawakal) "bu ini resep obatnya bisa langsung ke bagian farmasi ya" dyah begitu lembut menjelaskan resep obat kepada pasiennya "iya dokter .terimakasih " ucap ibu yg menjadi pasiennya sudah menjadi hal wajar jika aku harus banyak senyum ketika berada di rumah sakit bukan karena tuntutan pekerjaan semata namun ikhlas atas dasarnya sejujurnya aku lelah harus bepura- pura bahagia namun bagaimana lagi, hatiku rasanya ingin menangis sekeras mungkin. aku rindu belaian ayah aku rindu pelukan ibu aku rindu semuanya tent jugaang itu. tak ada tempat untuk aku berkeluh kesah aku sudah lelah rasanya tak ada semangat lagi jangan tanyakan orang" terdekatku aku sudah tak punya keluarga jangankan keluarga pacar saja entah bagaimana, mas yudha?dia kini sudah menjadi milik orang yang jauh lebih baik dari aku ,aku turut bahagia.
All Rights Reserved
#378
akmil
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [SB I] Terperangkap Dalam Tanya [COMPLETED]
  • Missed You
  • Please LoVe Me, CITO! [COMPLETED]
  • 5 Criteria To Be My Boyfriend
  • Kurindu Baginda✔️ [END]
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • Tentang Aku
  • Pelukan Sang Rahman
  • Embun Pagi
  • Heart & Vein END

[SUDAH TAMAT] Pernah dengar kata menunggu?. Tentu pernah bukan?. Namun banyak orang yang terkadang sangat lemah dan sering mengeluh saat menunggu. Bagaimana jika ku katakan menunggu itu indah? Mengapa? Karena kupikir dengan menunggu akan selalu ada rasa terselip, yaitu rindu. Mengapa aku menyukainya? Jawabannya adalah karena dengan rindu, pertemuan dengan seseorang yang ditunggu akan terasa lebih indah bahkan hanya dengan satu tatapan. Aku tahu, kata orang tatapan adalah panah terdahsyat syetan bagi orang yang tidak diperbolehkan untuk menatapnya. Namun apalah dayaku yang hanya seorang gadis faqir ilmu dan faqir amaliyah ilmu. Aku tahu yang dilanggar namun terkadang aku tetap saja melanggar. Aku tahu yang diperintah namun terkadang tetap saja menyanggah. Malam terlalu pekat hari ini, bahkan hingga satupun bintang tak ada yang terlihat. Sepertinya ia tahu akan rinduku. Tapi ku harap rinduku biarlah jadi rahasia hatiku dan Allah, agar tak perlu ada hati lain yang tersakiti oleh rindu ini. Masih tentang dialog yang sama yang ku katakan pada Allah. Tentang do'a untuk orang tua, untuk keluarga, untuk seluruh muslim dan muslimat, untuk mukminin dan mukminat, dan untuk satu orang yang terselip. Orang yang pernah, bahkan masih mengisi hatiku sampai saat ini. Aku tak tahu bagaimana wajahnya sekarang, tapi wajah kecilnya saat itu masih terpotret dengan jelas dalam memori ingatanku. Entahlah bagaimana aku bisa mencintainya, padahal jika menurut logika aku hanya terlalu serius menanggapi omongan anak itu. Nadhira Nur Azmi ,,, Ig ; @baitsnf Yt ; @Baits_

More details
WpActionLinkContent Guidelines