Story cover for Extras by justhana20
Extras
  • WpView
    LECTURAS 493
  • WpVote
    Votos 290
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 493
  • WpVote
    Votos 290
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado abr 04, 2019
"Lo special buat gue"

"BASI"

Pemeran tambahan, atau dalam istilah lainnya disebut Extras, menjadi Extras bukan lah suatu yang special. Yha.. mungkin itu lah yang dirasakan Ilona. Ilona Zaretha namanya, bukan Ilona kalo nggak sering terlupakan dan dilupakan.

Ilona sudah terbiasa dengan perannya sebagai extras, entah itu di rumah maupun di sekolah. Kadang ia berpikir, apa ia juga menjadi extras di kehidupannya sendiri.

Sempat terlintas di benaknya untuk menghilang dari bumi hanya untuk mengetahui apakah orang lain akan mencari dan merindukannya.

Tapi jangan gegabah dulu, sebelum mengetahui cerita teman-temannya tentang seorang Ilona.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Extras a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#112k19
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Cheerful Girl [ENDING] de RosyPutri4
53 partes Concluida
[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!
Sharena [Completed] de bamsabaam
13 partes Concluida
[Tersedia secara lengkap pada DREAME] Ini tentang bagaimana cara Sharena untuk menutupi kerapuhan yang dimilikinya. Dengan menjadi troublemaker terhormat yang ditakuti seluruh warga sekolah. Kerapuhan tentang bagaimana hidup dengan banyak harta dan tidak lupa pula orang tua yang jarang pulang, sekalipun pulang hanya bertengkar dan membuat psikologis Sharena terganggu. Benua Raga Angkasa, salah satu dari 4Cogan yang membuat peringai buruk seorang Sharena perlahan lahan menghilang. Dan pada akhirnya Jennie muncul untuk menghancurkan semua mimpi indah Sharena. Kemudian datang lagi seorang pria berusia 30 tahun yang membuat Sharena mempertanyakan perasaannya kembali. Mungkin anda akan merasa kasian pada jalan hidup yang dimiliki Sharena. Atau justru anda akan benci pada Sharena yang selalu memberontak terhadap papanya karena tuntutan hidup. Disini anda akan mengerti arti hidup yang sesungguhnya, tentang bagaimana hidup dikelilingi dengan sahabat sahabat yang konyol tanpa kemunafikan. Dan dikelilingi oleh orang orang yang selalu membuat ia belajar tentang pengalaman hidup yang sesungguhnya. --------------------------------------------- "Gak usah sok akrab deh Lo, tau apa Lo tentang keluarga gue?! lo cuma orang baru yang masuk seenaknya dan urusin kehidupan gue." Sharena Mikaila Anindiatama (16) "Jelas saya tau kerapuhan yang berusaha kamu tutupin selama ini. karena saya adalah sebagian dari masa lalu kamu." Benua Raga Angkasa (17) "Sini, duduk disebelah saya. Nanti akan saya ceritakan betapa indahnya dunia setelah saya mengenalmu." Sean Diwangka (30) Ps: banyak terdapat umpatan dan bahasa kasar. Jadi dimohon bijak dalam membaca. Amazing cover by: @Lalinaaa__
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
Cheerful Girl [ENDING] cover
ALASKA ✔ [SUDAH TERBIT] cover
The Power Of Stalker cover
ALGAFA cover
Sharena [Completed] cover
SUARA BIA (TAMAT) cover
BE WITH YOU (END)✔ cover
Just Me & My Dad(TAMAT) cover
Buku Harian Alana [✔] cover

Cheerful Girl [ENDING]

53 partes Concluida

[UDAH ENDING] PART-NYA BANYAK, TAROH AJA DI READING LIST KALIAN PROLOG Alya menghampiri keluarganya yang sudah duduk manis untuk melakukan makan malam. Disana ada mama, papa, serta kakak laki-lakinya. Makan malam sudah terlaksana. Alya pun memberanikan diri memberi selembar surat pada mamanya. "Surat apa ini?" semua mata tertuju pada selembar surat itu. Mamanya pun membacanya dengan seksama. "Surat peringatan?!" tanya mama dengan nada meninggi "Hm" jawab Alya seadanya. Papa dan kakaknya hanya terdiam. "Kamu abis ngapain di sekolah sampe dikasih surat peringatan?" "Cuma bolos pas pelajaran ke kantin. Terus ketauan guru BK ma" ucapnya sedikit takut namun ini adalah hal yang biasa Alya lakukan ketika membolos. Saking seringnya sampai ia diberi surat peringatan. "Astaga. Cuma?! " mamanya masih tak abis pikir dengan anak perempuannya yang satu ini. "Gak papa. Masa SMA gak boleh terlalu polos. Nakal, yang penting masih pintar" papanya berusaha membela Alya. "Papa ini apaan sih? Alya itu perempuan " mamanya masih berargumen. Kakaknya tak menghiraukan adiknya yang sedang diserang. "Tau, tapi apa perempuan gak boleh nakal dan menikmati masa SMA? Alya itu keturunan papa nakalnya. Kalo Bang Rio tuh kaya mama yang kutu buku" Alya terkekeh mendengar pernyataan papanya. "Sip pah. Aku kan cerdas. Senakal apa pun pasti bakal pinter walaupun gak belajar " Alya menunjukan deretan giginya. Kakaknya pun kini berbicara "Awas aja kalo lo ketauan belajar!!" "Oke siapa takut. Abang itu pinter bukan cerdas kaya aku" belanya sendiri. "Apaan sih, bang kamu gak boleh bilang gitu sama adek. Kamu juga dek, kamu harus tetep belajar" mama menengahi adu mulut mereka. Semenjak itu lah Alya semakin menjadi jadi dalam menikmati masa remajanya. Hanya sekedar nakal sebagai siswa. Tak lebih dari itu. Baca kisah selanjutnya!!