KODOKUSHI : Lonely Poem

KODOKUSHI : Lonely Poem

  • WpView
    LECTURAS 31
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, may 10, 2019
Malam masih buta Gemilang itu kini sirna Tinggal ayat di muka Siapkah esok berdecak hura? Melukis tanah tidak semudah menggurat rasa, merekam hati. Jika kata telah tenggelam, punahlah daya dan imaji. Namun malaikat tak berdaya menghimpun kuasa. Bumi bergelinding, langit yang burik siap menanti.
Atribución Creative Commons (CC)
#41
intuisi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Guardian Couple (Revisi) || END
  • Itsumademo
  • ABSURD QUOTES I
  • Terlalu Rumit || END
  • Gus Bara
  • Nandodemo
  • bait-bait sajak yang lahir di pagi buta
  • Sunyi Hati Hampa Semesta
  • Menanti dalam istiqomah
  • Kanvas Terakhir di Langit Senja | Beomgyu

Guardian Couple Kuroko no Basuke © Fujimaki Tadatoshi Akashi Seijuurou x Kuroko Tetsuya #AkaKuro# Rate : T Warning : Shounen-ai, BL, Yaoi, Bahasa Amburadul, Typo Bertebaran, Homophobic jangan baca!!! Kuroko Tetsuya, pemuda dengan hawa keberadaan yang tipis ini harus menjalani kehidupan barunya menjadi pendamping Sang Penjaga. Ia disebut-sebut sebagai reinkarnasi pasangan Sang Penjaga yang telah mati di masa lalu. Akashi Seijuurou, Sang Penjaga akhirnya bisa bertemu kembali dengan belahan jiwanya setelah menunggu beratus-ratus tahun lamanya. Ia berjanji untuk menjaganya dan tidak akan membiarkan tragedi yang telah merenggut kedua sosok yang ia cintai itu terulang lagi.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido