home alone.

home alone.

  • WpView
    Reads 1,431
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Sun, May 17, 2020
#2 Dontcare (29/8/20) #1 Alone (02/9/20) #3 Homealone (19/9/20) "Berdiri lo bangsat!" Teriak Valdo sambil memegang perutnya yang sedikit sakit karena terhantam oleh pukulan cowo tersebut. Cowo tersebut sedikit terbatuk dan berdiri sambil memegang sudut bibirnya yang sedang mengeluarkan darah lagi. "Lo siapanya dia hah!?" Tanya cowo tersebut sinis. "Gue?" Tunjuk Valdo pada dirinya sendiri. Valdo tertawa kecil. "Gue pacarnya Vallerie!" Ucap Valdo. "Oh ya?!" Tawa cowo tersebut pecah. "Kalo gue lihat lo nyentuh Vallerie sedikit pun tunggu aja lo bakalan mati ditangan gue!" Ujar Valdo sinis. "Halah jangan sok jadi pahlawan kesiangan lo sat" Ucap Cowo itu meremehkan.
All Rights Reserved
#2
bomat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Belia & Keandra (END)
  • IVENDER
  • You Are My Only One (REVISI)
  • Three Lessons From My Annoying Friend
  • Edgar : Between Chaos and You
  • A L O D I E
  • JANUS
  • Rumah Kenangan [✔️]
  • Hurt Love
  • AROGANTSI REVAL 2

Selamat membaca, jangan lupa follow sebelum membaca🤗 Note: Baca hingga selesai jangan skip ya😁 𝓓𝓸𝓷❜𝓽 𝓬𝓸𝓹𝔂 𝓶𝔂 𝓼𝓽𝓸𝓻𝔂 ~~~~ "Gausah ngelak lo! dasar pembawa sial! gara-gara lo persahabatan gue sama Wildan retak" Keandra menendang dan mengacak meja dan bangku kelas yang baru saja ditata oleh Belia. "STOP Keandra! aku udah capek beresin ini semua. Kenapa kamu malah acak-acakin" Belia mencoba menghentikan Keandra. "Kemarin-kemarin aku masih bisa diam atas semua yang kamu lakuin ke aku. Kali ini engga Ndra! aku masih punya harga diri!" Isak Belia. "Mentang-mentang lo udah good looking jadi berani sama gue? gitu?" Keandra maju menghimpit tubuh Belia hingga menabrak tembok kelas. Dicekiknya leher Belia sangat erat. "Lo harus mati sekarang!" Ujar Keandra sambil tertawa. "Setelah lo mati, populasi orang miskin berkurang hahaha" Belia mencoba mengatur nafasnya yang tercekat. Dirinya benar-benar sesak karena dicekik oleh tangan Keandra dengan cukup kencang. "Ak-u ikhl-as Ndra, kalau kam-u ma-u bu-nuh a-ku se-karang. A-ku si-ap" Belia menatap Keandra sambil tersenyum. "Dasar cewek bodoh! miskin udik! kenapa lo cinta sama gue hah!" Belia menggelengkan kepalanya pertanda ia tidak mempunyai alasan mencintai Keandra. Ya rasa itu datang begitu saja. "Hm kayanya gue ga puas kalau sekedar cekik lo. Lo harus terima akibatnya karena udah provokasi Wildan sampe keluar dari Darghost!" Keandra mengambil pisau lipatnya. Entah sadar atau tidak Keandra menusukan pisau itu ke perut Belia. "Aw-h ma-ma pa-pa akhirnya ak-u menyus-ul ka-lian.." Belia terkapar dengan darah yang lumayan banyak. ~~~ Warning⛔ Dilarang plagiat🗡️ Yuk baca👇 kalau ga suka tinggalin ajah ( '◡‿ゝ◡') Mohon maaf apabila ada kesamaan nama tokoh, tempat ataupun alur karena itu asli pemikiran saya sendiri. ♥╣[-_-]╠♥ # 9 in angan |30-12-21| # 1 in belia |30-12-21| # 1 in rintihanhati |30-12-21| # 1 in keandra |30-12-21| # 3 in sint

More details
WpActionLinkContent Guidelines