NIGHTMARE DOSEN ( On Going )

NIGHTMARE DOSEN ( On Going )

  • WpView
    Reads 6,643
  • WpVote
    Votes 227
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Tue, Feb 23, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Tagsdosen
Bagaimana jadinya seseorang yang amat kamu benci berada disekitar matamu bahkan nyaris selalu ada dihidupmu?! Sungguh menyebalkan! Itulah yang seorang Ana rasakan. Berada dalam radius dua meter saja membuatnya ingin menelan orang itu hidup-hidup! Apalagi membayangkan dia jadi calon imam? Heii sama saja Mimpi Buruk bagi Ana.. Yang lebih menyebalkan lagi dia dosen di kampus tempat Ana menuntut Ilmu? What the.... Buang saja Ana ke Rawa-rawa! ....... Yuk Ramaikan cerita ini😊😘 Typo masih bertebaran harap maklum🙏😁
All Rights Reserved
#486
dosen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [1] ACC, Dong, Pak Theo!
  • Angkatan Tua (𝘌𝘕𝘋)
  • Dosenku Suamiku (On Going)
  • 1, Bunga di Taman Hati
  • Dosen, Selalu Benar [TAMAT] BELUM REVISI
  • Arah Yang Hilang
  • Maura √ (Tamat - Karyakarsa)
  • CINTA DUDA KEREN
  • Cinta Yang Tak Terduga

Jane Putri Ardiningrum cuma punya satu keinginan sederhana: menyelesaikan skripsi, mendapatkan ACC, lalu wisuda tepat waktu dengan kewarasan yang masih utuh. Sayangnya, semesta malah memasangkannya dengan Theodore Aldrich, dosen pembimbing perfeksionis, dingin, dan terkenal mampu menemukan kesalahan bahkan dari halaman yang sudah diperiksa berkali-kali. Bagi Jane, satu kata "menarik" dari Pak Theo jauh lebih menyeramkan daripada puluhan komentar revisi. Setiap jadwal bimbingan terasa seperti ujian hidup, setiap pesan darinya mampu membuat Jane panik, dan setiap pertemuan hampir selalu berakhir dengan satu takdir yang sama: revisi. Namun, di antara teori yang berantakan, proposal penuh coretan, jadwal bimbingan yang semakin sering, dan perdebatan akademik yang nggak pernah benar-benar selesai, hubungan mereka perlahan berubah. Pak Theo mulai terlalu sering muncul di luar urusan skripsi, sementara Jane mulai menyadari bahwa dosen pembimbingnya menyimpan sisi lain yang nggak pernah diperlihatkan di ruang bimbingan. Jane hanya ingin mendapatkan ACC dan segera lulus. Namun, bagaimana kalau di tengah perjuangannya menyelesaikan skripsi, justru perasaannya sendiri yang lebih dulu meminta kepastian?

More details
WpActionLinkContent Guidelines