faster than a wedding

faster than a wedding

  • WpView
    Reads 1,992,721
  • WpVote
    Votes 61,697
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadComplete Mon, May 27, 2013
Nalani Lituhayu, gadis yang baru saja memasuki masa SMA-nya harus kehilangan mimpinya karena hamil di luar nikah. Radina, ayah dari kandungannya, meminta Nalani menggugurkan kandungannya namun ayah Radina menolak tindakan itu mentah-mentah dan mengizinkan Nalani untuk tinggal di rumahnya. Bagaimana kisah selanjutnya? Silakan cari tahu =)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alinka's Story! [Completo]
  • Closer Distance
  • What If?
  • COLD WIDOWER VS EMOTIONAL MAN
  • Bintang Yang Kupanggil Ayah [HIATUS]
  • Grateful Seri-1 #Mendadakinlove
  • Angkasa dan Cerita
  • Tangis Terakhir (Tak Ada Lagi Lara Karena Cinta)
  • ZIEL

PINDAH KE KUBACA!! "Anak siapa yang sedang kau kandung hah!" teriak pria paruh baya dengan wajah memerah menahan amarahnya. "Mungkin itu anaknya dan kekasih-nya yah. Kemarin, aku melihatnya bercumbu dengan kekasih-nya di taman belakang sekolah yah.." adu seorang gadis dengan nada yang meyakinkan sang ayah. Sedangkan, orang yang dituduh itu menggelngkan kepalanya. "Kau! kau tidak dibesarkan untuk menjadi seorang jalang seperti ibumu! Seharusnya kau berterimah kasih karna aku dan ayahmu mau membesarkanmu. Tapi, kau malah melakukan hal yang menjijikan seperti ini sama seperti yang dilakukan ibumu. Hah. Bagaimana bisa kau memiliki anak dari wanita tak bermoral seperti itu. Lihat sendiri bukan. Dia sama seperti wanita itu." maki wanita paruh bayah pada seorang perempuan yang duduk bersimpuh dibawah kaki ayahnya. Sedangkan pria paruh bayah itu hanya diam tak bisa menjawab perkataan tersebut. "hiks..m-maafin Alin yah.. Alin dijebak hiks... " perempuan yang bernama Alin itu memeluk kaki ayahnya meminta pengampunan. Namun, pria paruh bayah itu dengan tidak berperasaan menghempaskan tubuh Alin hingga Alin jatuh terjungkal. "Pergi dari rumahku! Dan jangan harap kau bisa memanggilku Ayah lagi. Karna kau bukanlah putriku! Hah.. aku menyesal memungutmu dulu." usir pria paruh bayah itu lalu menyuruh istri dan anak sulungnya masuk kedalam rumah. Lalu menutup pintu rumah itu dan membiarkan Alin sendirian di perkarangan rumah. Senyum mengembang menghiasi wajah kedua orang perempuan yang sangat senang dengan pengusiran Alin. ❌DON'T JUDGE MY STORY🚫❌ ❌DON'T COPY MY STORY🚫❌ ⚠MENGANDUNG BAHASA KASAR⚠ ⚠WARNING 18+⚠ **** PLAGIAT MENJAUH! YANG GAK SUKA CERITA NYA MENJAUH!

More details
WpActionLinkContent Guidelines