Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
SURVIVES
  • WpView
    LECTURAS 41
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, abr 6, 2019
WpInfo
Ficción
Terror
Etiquetaszombie
SURVIVE-eps.1 Pagi ini berjalan superti biasanya.. Aku,Mitha,dan Wulan berjalan menuju sekolah yang berjarak sekitar 1km.. dijalan,kami berbincang sambil tertawa berbahak bahak tentang cerita adik Wulan yang terjatuh dari sepedahnya. Sampai di sekolah aku,Mitha,dan Wulan melanjutkan perbincangan tadi sewaktu diperjalanan. "HUAAAA" teriak adik Wulan saat terjatuh dari sepedahnya. Kita tertawa berbahak-bahak lagi hingga lagi. KRINGG,bunyi bel sekolah berbunyi. -- Kita langsung bergegas duduk di bangku masing masing. "Ayo,nak kata belajar materi IPA" ajakan bu guru. "siapa yang bisa memberi contoh tentang rantai makanan di hutan?" Tanya bu guru. Mitha menjawab "saya bu, contoh rantai makanan di hutan ialah rumput,rusa,harimau,lalu bakteri pengurai". "Betull,Mithaa!" Jawab bu guru. Setelah lamanya tanya jawab yang diadakan bu guru, bel istirahat pun berbunyi. Aku. ,Mitha,dan Wulan menggambil bekal makan masing masing dan duduk bersebelahan di ruang makan kantin. "Bawa bekal apa,Wul?" Tanyaku kepada wulan "Aku bawa bekal nasi goreng dan ayam,sama seperti Mitha" jawab Wulan. "Kalau Aku bawa nasi sama telur kecap,mau?" tanyaku kepada Wulan dan Mitha "Enggak,ah. Nanti bekalku gak habis" jawab meraka berdua. Setelah lama memakan bekal masing masing,kita langsung masuk kelas karena bel masuk sudah berbunyi. -- 5 jam duduk dikelas sambil mengerjakan tugas,ahkirnya bel pulang sekolah berbunyi. aku,Mitha,dan Wulan langsung lari cepat karena ingin melihat berita dalam negeri,maupun luar negeri.sampai dirumah masing masing,aku langsung cepat cepat mandi,ganti baju lalu makan. "Uddar jam 3 sore tepat nih" kataku. Nyalakan tv, pilih tv channel tv nomer 2. "HAHHH" teriakku, melihat berita dari luar negeri.disana dikatakan ada wabah ......
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • penyesalan
  • Abbiella[On Going]
  • The Mystery Of Nusa Bangsa School
  • We Are One
  • El Cielo y la Tierra
  • I L A L A N G ✔ (Tamat)
  • How to Survive

kisah kami murid 12 ipa 1, bukan kelas elite atau apalah, cuma sebatas anak yang mengalami masa terindah sebelum kejenjang yang lebih, jangan lupakan keseruan dengan teman satu kelas, banyak masa yang dapat jadi kenangan yang akan jadi cerita dimasa berikutnya. " oi ra jadi nanti malam mangkal?" jika kalian pikir negative buang aja deh. Itu jauh dari ekspetasi kami emang bercanda kayak gitu tapi kami gak melakukannya "Woi jadilah.... Masa gak jadi udah gak sabarnih... napa mau ikut nih?" "Ngak Cuma mau nawarin vero sama marito mau ikut mereka lagi butuh duit" canda nani "Iya nih ra dari pada jual ginjal aku yang rugi, kalau ngepet bahaya tapi kalau ikut kau aman" sambung marito cekikikan "Boleh lah ra tapi aku kecil loh emang ada yang mau?" canda vero "Wiss pastilah... apalagi yang kecil-kecil lebih wow" canda Ara "Apa nih yang kecil-kecil" sambar indah dengan muka menahan ketawa "Issh anak kecil gak boleh tau" sambar Ara "Itu si suryanti masih mangkal" gurau tince jangan lupakan denga ketawa nya yang sudah lepas ''''' "Kan dah pernah Miss Cerita waktu tuh kalau mau dapat contekan harus pandai-pandai lah" gurau miss yang pengalaman "Lupa Miss Apalagi ada yang mendadak tuli" sindir Abel "Kalau kalian mau berhasil nyoteknya perhatikan siapa yang ngawas kan udah ditempel dimading jadwalnya trus perhatikan gerek-gerik guru yang ngawas

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido