A Memory to Remember

A Memory to Remember

  • WpView
    Reads 608
  • WpVote
    Votes 111
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 6, 2020
[COMPLETED] ---oOo--- Namaku Radinka. Bagiku keluarga adalah kebersamaan, kenyamanan, dan perasaan yang diwarnai canda tawa maupun tangis kesedihan. Keluarga adalah rumah tempat kita pulang setelah melewati peliknya hari. Ia juga tempat keluh kesah yang rela menampung seluruh perasaan kita. Ia adalah simpul erat yang tidak terbatas oleh ikatan keturunan. Ini adalah cerita tentang suatu organisasi yang sudah kuanggap sebagai keluarga keduaku. Keluarga yang tercipta bukan karena ikatan darah, tetapi karena eratnya perasaan satu sama lain, karena canda tawa di sela latihan berlangsung, dan karena sama-sama menatap pada tujuan dan prinsip yang sama. Di keluarga itulah kurasakan kebimbangan yang luar biasa dan tangisan yang hanyut dalam kebahagiaan. Pahitnya kegagalan hingga manisnya gelar juara pun sudah kujalani bersama mereka. Di buku ini akan kuceritakan bagaimana aku bisa bertemu dengan mereka hingga akhirnya berpisah untuk menempun cita-cita selanjutnya. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#2
radinka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALVIN (On Going)
  • RAGA
  • Eliinaa
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • ALKANTARA || END || Belum Revisi
  • GRIZLEN {On Going}
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Namdil (SLOW UP)
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Become an Extra or Main Character [END]

⚠️FOLLOW SEBELUM MEMBACA⚠️ [ Berkomentar dengan sewajarnya, hargai siapapun orangnya dan apapun yang ia tulis ] Belum di revisi. [TANDAI TYPO!!] ________ Carilah orang-orang yang bisa membawa kamu ke jalan yang seharusnya kamu lewati untuk sampai pada tujuan yang baik. Banyak orang jahat berkeliaran hanya untuk kesenangan mereka pribadi, bahkan dalam keluarga sendiri pun masih sering orang yang melampiaskan masalahnya pada anggota keluarga yang tidak tahu apa-apa. Dan diposisi inilah aku hidup sebagai anak perempuan tunggal kaya raya, tetapi miskin kasih sayang. Sampai akhirnya, aku dipertemukan dengan seorang lelaki tangguh yang mengubah kehidupan ku hampir sepenuhnya. Ia benar-benar berbeda dari ayahku, padahal banyak sekali orang yang mengatakan bahwa jodoh seorang anak perempuan adalah cerminan dari seorang ayahnya. Aku sempat percaya dan takut dengan pepatah itu, sampai aku tidak menginginkan berjodoh dengan siapapun karena takut jodohku sama dengan watak ayahku. Namun nyatanya, itu hanyalah tipu daya manusia. Aku sekarang tidak akan percaya dengan pepatah yang belum tentu ada buktinya. Meskipun begitu rumornya, aku akan tetap menyayangi kedua orang tuaku yang telah membesarkanku. Aku pikir penderitaan ku cukup sampai disitu, Namun ternyata aku salah besar. Ada saatnya kita ditinggalkan oleh orang-orang yang kita sayang selama di dunia ini, mereka telah kembali pulang ketempat yang sudah seharusnya menjadi rumah terakhir. Tidak ada yang abadi di dunia ini, semuanya hanya sementara, tinggalah tanah yang rata dengan dunia. Aku tidak sekuat dan seberuntung orang lain diluaran sana, selalu ada saja cobaan yang mendatangiku satu-persatu. Aku selalu berjuang mati-matian untuk kehidupan ku sendiri agar merasa lebih baik dari sebelumnya, tapi tetap saja aku tak pandai menyelesaikannya, aku berusaha untuk hidup dan bangkit sendiri dari keterpurukan ini. WARNING!: DILARANG COPY/PASTE CERITA INI KARNA INI MURNI KARYA SAYA, JIKA ADA YANG COPPAST LAPORKAN KEPAD

More details
WpActionLinkContent Guidelines