Aksara Rasa

Aksara Rasa

  • WpView
    GELESEN 75
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 13
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Juni 23, 2021
disudut kota, dibalik harap derap langkah mulai melemah rasa yang berakhir dibalik jeruji harap yang mati tidak, bukan berakhir hidup namun tak bernyawa tak bernyawa namun tak mati ia galih kembali apa yang tersisa bila saja ada harap baru meski meremang namun itu menguatkan --- Perihal rasa yang bersembunyi dibalik aksara. Pilu-pilu yang bersuara, bahagia yang berlinang airmata. Ketika satu kata berhasil diciptakan, seakan ada luka yang berhasil tersembuhkan. Setiap orang memiliki caranya sendiri untuk mendeskripsikan apa yang ia rasa. Dan menulis, adalah pilihan saya.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Aksara Tak Bertuan
  • Me adalah Aku
  • Coretan Pemikat
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Diam
  • Indonesian Poetry
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • {PERKATA} Selesai
  • CERPEN (END)

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien