Amira's Game

Amira's Game

  • WpView
    LECTURES 31,701
  • WpVote
    Votes 1,965
  • WpPart
    Chapitres 28
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., août 19, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Satya tidak menyangka, lima tahun dapat merubah sosok perempuan di depannya dengan sedemikian rupa. Tidak ada lagi gadis ingusan yang selalu mengapit lengannya, setiap dia didekati perempuain lain. Tidak bisa ia pungkiri, Satya sedikit terusik dengan perempuan di depannya ini. Tidak dengan surai hitam legamnya yang sebatas pinggang yang digerai indah itu kini dipangkas sampai hanya sebatas tengkuk dengan ujungnya yang sedikit bergelombang. Tidak pula dengan warna kulit gadis itu yang sudah jelas dulu berwarna kuning langsat, kini berganti dengan kulit kecoklatan. Apalagi pakaian yang dikenakan gadis itu, yang dulu hanya seputaran pakaian yang menunjukkan sisi feminim seperti halnya dress maupun blouse itu, berubah menjadi tank-top hitam yang dilapisi jaket kulit dengan warna senada dengan bawahan celana jeans belel berwarna biru lusuh dan sneakers putih sebagai alas kaki. Melainkan,...
Tous Droits Réservés
#172
laga
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Kirana: Aku Bukan Simpanan
  • You Got It
  • Kusebut Namanya Dalam Akad
  • FORGET ME NOT (COMPLETED)
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • F dan Z  ( and )
  • Because | ft. MARKLEE✔[ON GOING]
  •  ANATHA
  • The Chance

(Update Setiap Hari) "Aku ini istrimu, bukan hiasan rumahmu. Tolong, sekali saja, perlakukan aku selayaknya seorang istri," pinta Kirana dengan nada suara serak. "Memangnya, selama ini, aku memperlakukanmu dengan buruk? Tidak, 'kan?" Satya berujar dengan raut wajah datar. "Kamu tidak pernah menganggapku ada," Kirana menatap nanar Satya, "kita makan di meja yang sama, tidur di ranjang yang sama. Tapi ... kita seperti orang asing." Satya hanya diam. "Aku tahu kamu membenciku dan menikahiku hanya untuk balas dendam, 'kan. Kamu ingin melihatku terpuruk, kan?" "Bukan." "Lantas apa? Lagi pula, kamu mencintai wanita lain dan sampai saat ini, kamu masih berhubungan dengannya. Bahkan, banyak orang yang mengagumi hubungan kalian. Kenapa tidak menikah saja dengannya?" "Kalau bisa, pasti. Tidak usah mencampuri hidupku. Seharusnya, kamu bersyukur, aku mau menikahimu." *** -Salah satu hal yang menyakitkan itu, adalah ketika dirimu memiliki suami, tapi tidak memiliki kasihnya-

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu