Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
feel blue

feel blue

  • WpView
    LECTURAS 286
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, jun 22, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Kalila telah menyukai Rafi sejak lima tahun yang lalu. Diam-diam, ia menyimpan rasa yang tak pernah padam. Rafi adalah pusat semestanya-sosok yang tak tergapai, namun selalu hadir dalam benaknya, bahkan dalam hal-hal kecil sehari-hari. Kalila menyebutnya cinta, tapi sahabatnya, Mika, lebih sering menyebutnya obsesi. Katanya, Kalila terlalu melankolis untuk ukuran seorang gadis remaja. Selama lima tahun itu pula, Rafi telah berganti pacar sebanyak musim berganti. Kalila? Ia tetap berdiri di tempat yang sama: mengagumi dari kejauhan, tanpa pernah berani menyapa, apalagi berharap dibalas. Rafi bahkan mungkin tak tahu namanya. Kalila menulis puisi ataupun pantun kepada Rafi berharap perubahan dan menciptakan skenario-skenario yang hanya hidup dalam kepalanya sendiri. Namun waktu berjalan, dan hidup tak pernah menunggu. Ketika kenyataan mulai menggerus mimpinya, Kalila pun mulai bertanya: sampai kapan ia akan bertahan dengan rasa yang tak pernah diberi ruang untuk tumbuh? Lantas, mau diapakan perasaan Kalila sekarang ini? Haruskah ia tetap diam dalam bayang-bayang, atau justru mulai menulis kisahnya sendiri-dengan atau tanpa Rafi di dalamnya?
Todos los derechos reservados
#58
onesidedlove
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • F A K E ? [End]
  • GERA (SUDAH TERBIT)
  • KIARILHAM【END】
  • Harmoni  [AHS1]
  • KANARA [COMPLETED]
  • Why? (#1)
  • Galak Kamu, Mas!
  • RAVIEL [END]

[Follow sebelum baca] "Kamu dimana?" Rheva menatap lurus ke depan tepat dimana sepasang remaja saling bermesraan. "Aku di rumah, sayang" jawab seseorang di sebrang sana yang tidak lain ialah Alvaro sambil mengelus puncak kepala seseorang yang bersandar di bahunya. Yang tidak lain, ialah Agatha. Rheva tersenyum kecut dan berusaha menahan air matanya. "Madep belakang coba" Alvaro menyernyit bingung namun tak urung mengikuti perkataan Rheva dari sambungan teleponnya. Alvaro memalingkan wajahnya dan menghadap ke belakang setelah menyuruh Agatha untuk duduk tegap kembali. Alvaro terpaku saat melihat Rheva berdiri tidak jauh di depannya. Memutuskan sambungan telepon sepihak, Rheva langsung bergegas pergi saat Alvaro masih mematung di tempat. Begitu pun juga dengan sosok perempuan yang tadi bersama dan bermesraan dengan Alvaro. Alvaro masih terpaku di tempatnya karena tidak menyangka akan bertemu dengan Rheva di sini. Ah, lebih tepatnya dia ketahuan berbohong karena lebih memilih berjalan dengan Agatha dan mengingkari janjinya dengan Rheva. Saat ia ingin menyusul Rheva, sebelah tangannya di tahan oleh Agatha yang diam-diam tersenyum senang dalam hati saat melihat kedua mata Rheva berkaca-kaca tadi. "Mau kemana?" "Aku harus nyusul Rheva, Tha. Aku nggak mau dia berpikir yang engga-engga" "Kamu mau nyusul dia, dan ninggalin aku sendiri di sini?" Alvaro mengacak rambutnya frustasi karena bingung ingin menyusul Rheva atau meninggalkan Agatha sendirian di sini. Yang penasaran, yuk langsung baca aja. Jangan lupa follow, vote, comment sama share ya! #rank 1 in Fakboi [30 - 09 - 2021] #rank 1 in Umum [23 -10 - 2021] #rank 1 in Umum [30 -10 - 2021] #rank 1 in Fakboi [08 -11 - 2021] #rank 1 in Umum [11 - 11 - 2021 - 30 - 11 - 2021] #rank 1 in School [08 -12 - 2021] #rank 1 in Sahabat [18 - 12 - 2021] #rank 1 in Fakboy [12 - 01 - 2022] #rank 1 in Nangis [01 - 02 - 2022] #rank 2 in Friendship [12 - 03 - 2022] #rank 1 in Friendship [13 - 03 - 2022]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido