Haluan Di Ujung Senja

Haluan Di Ujung Senja

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 23, 2019
WpInfo
Non-Fiction
Senjaku telah datang menemuiku. Ku kembali kejalanmu. Kembali sujud di lima waktu ibadahku padamu. Ya Tuhan. Maafkan masa lampauku, hidup di dalam lingkup kemaksiatan diumur ke 12 tahun. Tanpa mencari tahu pentingnya ibadah kepadamu. Taukah kalian? Ini kekelaman hidupku... Hidup dalam ketidak terpunyaan berjuang sendirian lepas dari jalan Rabbku. Namun saat aku memiliki senja, sadar menghampiriku sehingga aku kembali yakin kepadanya. Hanya kepadanya. Maukah kalian tau? Bagaimana perjalananku tanpa dua orang hidup dan nafasku? Bagaimana aku menemukan setitik cahaya dalam laut gelap hidupku? Inilah kisahku. Ya, kisah seorang Hellia Fatma Nur Isya dalam menemukan kebahagiaan yang sejati
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langitra
  • Sandyakala [TAMAT]
  • Langit.
  • Langit Senja [end]
  • LANGIT untuk SENJA [FINISHED]
  • Tanyakan Namaku Pada Senja
  • GISTARA (TERBIT)
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Kala Bertemu Senja
  • "You Don't Know Love" ( END)
Langitra

"Stop suka sama gue, stop buat ngejar gue, ilangin perasaan sialan Lo itu!" Langit bergegas pergi meninggalkan Jelita sendirian. Lagi. Apa yang Langit katakan? Perasaan sialan? Seperti itu kah perasaannya bagi Langit? Jelita tertunduk lemah. "Gue nggak bisa, Lang," lirih Jelita. Ada apa dengan Langit? Kenapa sikapnya begitu mudah berubah? Baru kemarin rasanya Jelita senang dengan sifat Langit yang sedikit berubah padanya. Baru kemarin Jelita merasa kalau Langit akan mulai menerimanya, tetapi kenapa sekarang begini? Lagi-lagi Langit memberikannya harapan palsu, atau dia yang terlalu berharap? # Langitra Adhitama # Jelita Januar

More details
WpActionLinkContent Guidelines