We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
A MERMAID AND A PSYCHOPATH

A MERMAID AND A PSYCHOPATH

  • WpView
    Reads 1,403
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 23, 2019
WpInfo
Fiction
Fantasy
"Siapa kau sebenarnya dan sedang apa kau?!" ucap Jennie berteriak. "Aku temanmu dan aku sedang bermain." "Teman? Bermain? Apa maksudnya?" tanya Jennie dengan sekujur tubuh yang hampir bergetar hebat, baru pertama kali dirinya melihat hal yang sangat mengerikan, di mana sebuah ruangan persegi dengan tembok yang dipenuhi percikan merah. Pandangan Jennie mulai rabun, sebelum kegelapan merenggut kesadarannya, Jennie berusaha untuk melihat sekelilingnya. Deg! Tak jauh dari tempatnya berpijak, terdapat lemari kayu yang sebagian sudah dimakan rayap, Jennie mengenali seseorang yang kini tersandar pada lemari tersebut, paman, dengan darah menyelimuti tubuhnya.
All Rights Reserved
#250
mermaid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE VELMORA || THE CROWN : SEASON 2.
  • Pangeran Kegelapan
  • Menjaga Monster
  • PSIKOPAT GIRL
  • Di Balik Tirai Merah
  • Keazen (A Sly World)
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • The Dark Side(END)
  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]

"Apakah semua ingatan itu akan kembali?" Pertanyaan itu terus bergaung di dalam kepalanya. Jasper-nama yang terdengar sederhana namun terasa berat di lidahnya sendiri. Nama itu satu-satunya yang ia ingat, namun terasa seperti pecahan kecil dari sesuatu yang jauh lebih besar... dan lebih dalam. Ia terbangun di tepi hutan, dibalut luka dan rasa asing yang merayap dari kulit hingga ke tulang. Tak ada yang menjelaskan kenapa ia di sana, siapa dirinya, atau apa yang telah terjadi padanya. Yang tersisa hanyalah rasa sakit-nyeri yang menancap seolah tubuhnya baru saja melewati neraka, dan kebingungan yang tak kunjung reda. Musim ini membuka lembar baru yang lebih kelam dan penuh rahasia. Karena kadang... untuk menemukan siapa dirimu, kau harus kehilangan segalanya terlebih dahulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines