Cerita ini bukan tentang bad boy ataupun bad girl, juga bukan tentang good girl atau good boy.
Hanya tentang kisah masa putih abu-abu remaja yang dipenuhi dengan canda tawa bahkan mungkin tangisan.
Namanya Rachel, cewek dengan kucir kuda yang selalu to the point dan cuek terhadap sekitarnya.
Namanya Kevin, cowok sejuta tingkah tapi mampu membuat kaum hawa terpesona karna paras tampannya.
Bagaimana jika si judes dan si jahil digabung ke dalam satu kelas? Dan bagaimana jika keduanya malah sering bersama?
Dan ingatlah selalu 'don't judge a book by its cover'.
"Arjun terus yang dipilih. Kapan lo milih gue?" tanya Ragas dengan kesak sambil menatap Ralin. "Kalo Arjun ajak lo ke kantin lagi, apa lo bakal nolak?"
"Oh ya nggak mungkin gue tolak dong. Arjun ngajak gue ke kantin? Berduaan? Makan bakso? Dan gue dengan bodohnya nolak itu?" Ralin tersenyum remeh kepada Ragas.
"TAPI GUE JUGA MAU." Ragas membalas ngotot.
"GUE YANG NGGAK MAU!"
"Lo nyadar nggak sih kalo gue cemburu?"