Story cover for ADEMON WITHIN by 90retnodestika
ADEMON WITHIN
  • WpView
    reads 19
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 1
  • WpView
    reads 19
  • WpVote
    Stemmen 1
  • WpPart
    Delen 1
Lopende, voor het eerst gepubliceerd apr. 08, 2019
Sebuah rumah tua menyimpan sejuta misteri.
Alle rechten voorbehouden

1 deel

Meld je aan om ADEMON WITHIN aan je bibliotheek toe te voegen en updates te ontvangen
of
#20kimtaeyeon
Inhoudsrichtlijnen
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Je bent misschien ook geïnteresseerd in
Slide 1 of 10
CENAYANG (XingQiu) cover
mine, amora  cover
TAKDIR DIO HANIM ~ BL {Mpreg} cover
TEROR ORGANISASI [OG] cover
SEMUA SISI cover
JAYEN - DIPA cover
[ BL ]Sang Kolektor Benda Antik cover
Sukma Lara cover
UNIT KOSONG (TAMAT) cover
BABY gsky🔞🍼 cover

CENAYANG (XingQiu)

34 delen Lopende

Di bawah gemerlap gedung pencakar langit Shanghai, hantu-hantu modern tidak lagi bersembunyi di sumur tua, mereka bersembunyi di dalam lift, kabel fiber optik, hingga di balik jam tangan mewah. Qiu Dingjie hanya ingin hidup tenang sebagai penjaga toko barang antik milik Li Peien yang eksentrik. Namun, tubuhnya adalah "magnet" bagi roh-sebuah wadah murni yang membuat para hantu rela mengantre demi bisa curhat atau sekadar menumpang lewat. Hidup Dingjie yang berantakan menjadi makin kacau saat Eliot Huang, CEO arogan dengan aura panas yang mampu membakar hantu, datang membawa sebuah kutukan keluarga yang mematikan. Eliot butuh Dingjie untuk bicara dengan leluhurnya, dan Dingjie butuh aura Eliot agar hantu-hantu berhenti menjadikannya bantal guling. Satu kontrak kerja sama terjalin: Eliot menjadi "pelindung fisik" Dingjie, dan Dingjie menjadi "mata" bagi Eliot. Namun, saat rahasia masa kecil yang terkubur mulai terungkap bersama bantuan detektif Jiang Ocean, mereka menyadari bahwa hantu paling menyeramkan bukanlah mereka yang sudah mati, melainkan rahasia yang masih hidup. "Berhenti menyentuhku, Tuan Huang! Aku hanya butuh energimu, bukan lamaranmu!" "Diamlah, Dingjie. Roh di belakangmu bilang kau suka kalau aku menggenggam tanganmu seperti ini."