EFFORT

EFFORT

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
"Mau sekeras apapun kamu paksakan, yang memang tidak ditakdirkan untukmu, tidak akan pernah bersama kamu." °°° Jika kau mengusahakan seseorang, dan kau mendapatkannya, apa yang akan kau lakukan? Mempertahankan, atau melepaskannya? Apa rasamu yang menggebu-gebu itu akan tetap ada? Atau malah sirna karna dia tak sesuai ekspetasimu? Atau memang kamu menyukai segala lebih kurangnya dia? Atau, Ternyata dia yang kepincut pesonamu, sedang kamu, faktanya hanya membutuhkan teman agar tak merasa kesepian? Kisah ini tentang Mella yang bingung mengapa ia memilih bertahan, dan Arga yang tidak pernah berhenti memperjuangkan. Memang bukan yang terbaik, tapi mereka berdua bersama-sama berlomba menjadi yang paling baik. Tapi suatu hal yang harus mereka ketahui, bahwa berakhir bukanlah pilihan, melainkan keharusan. °°° 8 April 2019⭐
All Rights Reserved
#72
effort
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • I Life In Your Body✔
  • FEARLESS || JAYISA
  • Arshaka Heizen Lergan
  • E L G A
  • About You
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Friendship
  • DIA PERGI?!

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

More details
WpActionLinkContent Guidelines