KELAKAR

KELAKAR

  • WpView
    Reads 4,934
  • WpVote
    Votes 1,691
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 20, 2022
Riuh tawa rengkuh sunyi, demi tutupi luka abadi. Dungu senyumnya setia terpatri pada parasnya meski lebam warnai luka. Jatuh luruh entah ke berapa. Dipermainkan lagi oleh semesta. Menulis sudah seperti obat untuknya. Inginnya teramat sederhana, hingga terkesan fana, bahkan tak menghabiskan tenaga ataupun rupiah yang tak sempat menggunung di tabungan mereka. Apa? Hanya duduk bersama walaupun tanpa kata. Sejenak melepas topeng formalitas yang mengekang sanubari dan raga. Mencabik segala asa yang pernah ditata dengan apiknya. Jua sebuah pengakuan sederhana bahwa ia ada? Dua hal yang begitu setia menjadi pendamping, ialah tawa dan air mata. Hari ini bisa saja mereka. Esok bisa kamu atau saya. Hidup di bumi yang sama, bukannya tetap punya peluang yang sama? Ranking story Pernah: #1 diksi #3 overthinking #6 awan #2 puisi Maaf kalau ceritanya alay, ke depannya akan lebih alay lagi🙏🏻
All Rights Reserved
#125
ann
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • Printemps
  • Aksara Tak Bertuan
  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • Sudut Luka Nazea
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights
  • BUNGKAM

Disclaimer❗❗❗❗❗ [cerita ini merupakan cerita fiksi yang terinspirasi dari puisi yang saya buat sendiri. Bukan hasil plagiat dari siapapun. Karena kebetulan saya suka membuat puisi] jangan lupa vote dan komen ya teman sebagai bentuk apresiasi. ありがとうございます (Terimakasih)😇 Maaf banyak typo, pemula soalnya Harap di maklum🙂🙏 Ada beberapa kata kasar di dalamnya Bijaklah dalam membaca Ambil baiknya buang buruknya yaa 『Puisi di spil di ending🌺』 〖Tapi sebelum kesana baca dulu dari awal biar nyambung sama kisahnya pas nyampe di puisi yaa💕〗 Happy Reading Time❤ 。。。。。 Anaya Aurelia Dela, seorang remaja SMA yang hatinya sudah lama terpenjara oleh sahabatnya sendiri. Zayan Arshaka, seorang lelaki berparas tampan, cerdas, pintar, dan di kelilingi oleh harta yang bergelimang, membuatnya terlihat seperti sosok yang sempurna. Menjalin persahabatan dengan sosok seperti Zayan memang lah tidak mudah, terlebih segala perhatian yang Zayan berikan kepada Anaya telah berhasil membuat hatinya terpenjara. Namun terlalu banyak penghalang bagi Anaya untuk mengungkapkan perasaannya, terutama perbedaan kepercayaan yang sangat jauh bagaikan sebuah tembok raksasa yang berhasil menghalangi perasaannya. Lalu apakah yang akan Anaya lakukan untuk perasaannya? Akankah perasaan yang sedari dulu di pendamnya terbalaskan? 。。。。。 Dilarang keras untuk plagiat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines