KELAKAR

KELAKAR

  • WpView
    Reads 4,906
  • WpVote
    Votes 1,691
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 20, 2022
Riuh tawa rengkuh sunyi, demi tutupi luka abadi. Dungu senyumnya setia terpatri pada parasnya meski lebam warnai luka. Jatuh luruh entah ke berapa. Dipermainkan lagi oleh semesta. Menulis sudah seperti obat untuknya. Inginnya teramat sederhana, hingga terkesan fana, bahkan tak menghabiskan tenaga ataupun rupiah yang tak sempat menggunung di tabungan mereka. Apa? Hanya duduk bersama walaupun tanpa kata. Sejenak melepas topeng formalitas yang mengekang sanubari dan raga. Mencabik segala asa yang pernah ditata dengan apiknya. Jua sebuah pengakuan sederhana bahwa ia ada? Dua hal yang begitu setia menjadi pendamping, ialah tawa dan air mata. Hari ini bisa saja mereka. Esok bisa kamu atau saya. Hidup di bumi yang sama, bukannya tetap punya peluang yang sama? Ranking story Pernah: #1 diksi #3 overthinking #6 awan #2 puisi Maaf kalau ceritanya alay, ke depannya akan lebih alay lagi🙏🏻
All Rights Reserved
#191
diksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SENYUMAN TERAKHIR (On-going_Revisi)
  • Sudut Luka Nazea
  • Seharusnya Kita Tidak Menyerah
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • RED RAIN
  • Telatkah Kukatakan Ana Uhibbuka Fillah (Sudah Terbit)
  • (End) Athanasia Wagner 2 : Seven Lights

"Jangan pernah salahkan diri kalian atas kepergian ku, karna ini adalah jalan dan juga takdir yang kupilih. Jika ada yang perlu di salahkan maka itulah aku." "Datanglah jika kalian benar-benar merindukan-ku, tapi ingat satu pesan dari-ku. Jangan pernah menangis di atasnya karna aku tidak menyukai itu." "Jika kalian ingin mendengar detak jantung-ku maka datang lah pada seseorang yang memilikinya." "Dan jika kalian bertanya apa yang sedang kulihat sekarang! Maka tanyakanlah pada dia yang mendapatkannya." "Aku titip anggota tubuhku pada kalian, maka ku mohon! jagalah pemberianku dengan baik." __________________ ⚠️ Cerita ini hanya imajinasi dari penulis dan murni dari pemikiran saya sendiri selaku penulis tanpa ada mencontek ataupun menjiplak dari karya penulis lain ⚠️ saya minta maaf jika ada kesamaan dengan cerita yg lain baik dari segi penulisan ataupun alur cerita 🍁 dan bagi yg baca saya ucapkan terima kasih karna sudah mau berpartisipasi dalam dunia kehaluan saya 🤣 dan jangan lupa tinggalkan jejak 🥰 @mentarisenja_225

More details
WpActionLinkContent Guidelines