Nadira Putri Rembulan

Nadira Putri Rembulan

  • WpView
    Reads 235
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 30, 2019
terdengar suara geremicik air menandakan turun hujan, angin pun terasa begitu terasa menembus ke dasar tulang anisa seorang istri dari seorang lelaki gagah perkasa bernama fa'is yang baru saja melaksanakan shalat isya berjamaah di rumah yang begitu minimalis entah memang anisa yang sudah merindukan kehadiran buah hatinya atau memang benar ada suara tangis bayi "abi.." panggil anisa pelan " apa mi" sahut faris " umi merasa ada suara tangis bayi" anisa sedikit ragu dengan ucapannya " mungkin memang perasaan umi saja, abi tak mendengarnya" fa'is mencoba tersenyum dan mengelus puncuk kepala anisa " iya mungkin, umi ke depan dulu sebentar ya bi" entah merasakan dorongan dari mana membuat anisa penasaran ingin keluar " ya sudah sekalian lihat sepatu abi ada di luar tak, abi lupa" perintah fa'is " iya bi" anisa pergi keluar dan saat membuka pintu alangkah terkejutnya anisa melihat bayi yang hanya beralaskan kain dan 1 tas kecil yang itu pun sudah basah " ashtagfirullah... aaabiiiiii" anisa teriak memanggil fa'is " ada apa mi" fa'is berlari dan tak kalah terkejut fa'is melihat anisa menggendong bayi yang sudah pucat pasi dan tak bersuara lagi hanya gerak bibir tangan dan kaki nya saja " mi masuk mi kasihan bayinya" fa'is mengajak anisan dan membawa tas keci yang basah anisa menidurkannya di sofa dan mulai melepaskan baju bayi itu di ganti dengan kain yang kering karena tak ada baju lagi sedangkan fa'is memeriksa tas kecil itu, di dalam tas hanya ada liontin berbentuk sebelah hati dan secaris kertas
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikah Dengan Mantan? (END)
  • Silent Boyfriend [SELESAI]
  • TASBIH CINTA FAHRI
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Albel
  • Destined for me 2
  • ESHA🍓 || (END)
  • F dan Z  ( and )
  • Bunda taehyung~~KOOKTAE

Seorang pria berpakaian jas rapi, Zavareska Putra Andrian (Zavar), duduk di kursi kerjanya. Tatapannya tertuju pada foto seorang wanita cantik di atas mejanya. Foto itu menunjukkan Aglea Anindya Permata Putri (Anin), wanita yang tak henti dia cintai. Zavar mengusap air matanya yang tiba-tiba jatuh. "Anin, aku harap kita bisa bertemu lagi. Aku akan menebus kesalahanku. Kumohon kembalilah padaku," gumamnya lirih. Tiba-tiba, ketukan di pintu mengalihkan perhatiannya. "Silakan masuk," ucapnya. Pintu terbuka, dan seorang wanita dengan pakaian rapi berdiri di ambang pintu. "Selamat pagi, Pak. Saya Aglea Anindya Permata Putri. Saya diutus oleh Papa saya, Bayu Bramasta, untuk menemui Bapak," ucapnya dengan suara yang gemetar. Jantung Zavar berdetak kencang. Mungkinkah ini Anin? Ia segera berbalik dan menatap wanita itu. Benar saja, itu Anin! Zavar tersenyum bahagia, namun Anin tampak terkejut dan ketakutan. "Anin, ini kamu?" tanya Zavar sambil berjalan mendekatinya. Anin mundur beberapa langkah. Matanya berkaca-kaca, penuh kebencian dan kesedihan. "Maafkan kesalahanku, Nin," Zavar memohon. Anin menggelengkan kepalanya. "Aku tidak bisa memaafkanmu," ucapnya pelan. Ternyata, Anin tidak mengetahui bahwa Zavar adalah pria yang dijodohkan oleh ayahnya. Anin merasa dikhianati dan kecewa. Ia pun berlari keluar ruangan, meninggalkan Zavar yang terluka dan penuh penyesalan. Zavar terduduk di kursinya, hatinya terasa hancur. "Apakah aku tidak pantas mendapatkan kebahagiaan?" tanyanya pada diri sendiri. Aglea Anindya Permata Putri adalah cinta pertama dan terakhirnya. Ia tak tahu apakah dia akan pernah bisa mendapatkan cintanya kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines