My First And Last Love

My First And Last Love

  • WpView
    LECTURI 45
  • WpVote
    Voturi 2
  • WpPart
    Capitole 18
WpMetadataReadÎn curs de desfăşurare
WpMetadataNoticeUltima publicare joi, aug 15, 2019
Sebuah cerita sederhana tentang kehidupan para remaja, dimana seorang gadis yang memperjuangkan cinta masa kecilnya. Berbagai cara ia lakukan berharap suatu hari sahabatnya itu hanya bisa menerima perasaannya saja. "Karna, tidak ada persahabatan yang sempurna antara pria dan wanita" Eittsss!! Ini bukan tentang iceboy si muka datar dan irit dalam berbicara ya.
Toate drepturile rezervate
Alătură-te celei mai largi comunități de povestiri din lumePrimește recomandări personalizate de povești, salvează-ți favoritele în biblioteca ta și comentează și votează pentru a-ți dezvolta comunitatea.
Illustration

S-ar putea să-ți placă și

  • Juan [REVISI]
  • The Adventure of TRUE love
  • CDD(Cinta Dalam Diam)
  • A Fractured Soul
  • Promise
  • Salahkah aku jatuh cinta
  • HALAL BERSAMAMU
  • ELGITA  (TERBIT)
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • Nala dan Kepulangannya

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Mai multe detalii
WpActionLinkLinii directoare referitoare la conținut