Aku Dan Senja

Aku Dan Senja

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 17, 2019
Senja, entah mengapa aku suka senja. Mungkin karena ia selalu menjanjikan keindahan disisa waktu sebelum ia pergi dan kemudian tersisalah gelap. Walaupun ia tak selalu datang namun pesonanya mampu menghipnotis siapapun yang melihatnya. Dan dari senja lah aku belajar , bahwa sesuatu yang indah tak akan bertahan lama dan dari senja lah aku belajar ikhlas merelakan yang pergi. Dan satu lagi, Senja mengingatkan aku akan sesosok malaikat tak bersayap yaitu adalah ibuku. Karena kepergiannya begitu meninggalkan luka yang teramat mendalam dihatiku. Dan senjalah sebagai obat penawar kerinduan ku. Aku kembali teringat bahwa, dulu ibuku sangat ingin sekali melihat ku mengenakan hijab dan memenuhi kewajiban nya sebagai seorang muslimah. Namun, aku selalu menolaknha dengan berbagai alasan. Sedih rasanya ketika mengingat masa lalu ku hang teramat kelam. Dan sekarang disaat aku telah mengenakan hijabku dan memenuhi kewajiban ku sebagai seorang muslimah, Ibuku telah pergi menghadap sang ilahi. ingin rasanya kuputar waktu, dan akan kutebus semuanya. Bodohnya diriku, mengapa dulu tidak pernah taat akan perintah ibuku terlebih lagi perintah agama. Ibu... Lihatlah putri kecilmu ini... Sekarang aku sudah mendapatkan hidayah dan memenuhi kewajibanku sebagai seorang muslimah. Ibu pasti senang kan melihat putri mu ini telah berubah?? ***** Bagaimana kisah selanjutnya?? **** Maaf jika ada kesamaan cerita, nama tokoh,tempat cerita ini murni dari pemikiran saya. ******* WARNING!! Typo bertebaran
All Rights Reserved
#296
zahra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah baru untuk Ibu
  • Masa Remaja si Penikmat Senja
  • Di Balik Niqab [TERBIT]
  • Cerita Senja
  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • ITS CANDRA
  • Saya Mencintaimu Karena Allah [Sudah Terbit]
  • Air Mata Cinta Di Teras Surga ( SELESAI )
  • senja di matamu
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔

Akhirnya, apa yang aku impikan terwujud. Aku bisa membangun rumah baru untuk Ibu. Setelah lima tahun lamanya, aku bekerja keras mengumpulkan uang untuk bisa memiliki rumah sendiri. Aku pandang wajah Ibu, terharu ketika pagi itu, kami bawa dari kontrakan, melihat rumah baru. Sebelumnya kami sengaja, tidak memberi tahu ibu, apa maksud kami membawa beliau kesana. Kami, menutup mata Ibu dan Ayah, sambil berjalan tiga meter dari kontrakan. Kami seperti adegan petak umpet. Tidak lama kemudian, kami membuka mata mereka melihat kejutan ini. Kedua Orangtuaku seolah tak percaya, melihat rumah yang lumayan besar dan mewah, model minimalis, tengah berada di depan mata mereka. Dua tahun setelah itu, aku dilamar seorang ustad, yang mana dulu waktu kecil ibu, sering membantunya, waktu ia kehilangan kedua orangtua, sengaja membiarkannya karena mereka sibuk dengan dunia masing-masing. tak ku fikirkan lagi David yang hilang, dan tak ku hiraukan kabarnya lagi, ibaratkan hilang ditelan bumi, entah kemana. Yang ku ingat adalah rasa sakit yang menyayat hatiku sampai sekarang. menjelang ku bertunangan, tanpa disengaja kami bertemu lagi, disebuah tempat. Aku heran, melihat pandangannya padaku, berbeda. yang mana, dia melihatku penuh haru dan penyesalan, atas perbuatan buruknya kepadaku, dia tak tahu waktu itu, aku difitnah oleh salah satu karyawan kantor yang tidak suka padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines