Story cover for Alvaro by grlscactus
Alvaro
  • WpView
    Reads 29,500
  • WpVote
    Votes 1,144
  • WpPart
    Parts 11
  • WpView
    Reads 29,500
  • WpVote
    Votes 1,144
  • WpPart
    Parts 11
Ongoing, First published Apr 08, 2019
"Woi ketos gila!"

Alvaro lantas menoleh. 

"Apa?" Tanyanya dengan wajah datar juga nada dingin.

"Lo kenapa seenak jidat lo sih ngaku gue sebagai cewek lo?" Amarah Adista menggebu-gebu.

Alvaro hanya mengedikkan bahu nya acuh dan itu cukup memancing emosi Adista.

"Dasar ketos gila bin nyebelin tingkat dewa! Gue do'ain semoga lo jomblo selamanya!" Adista berteriak dan teriakannya didengar oleh Alvaro.

"Kalau gue jomblo, lo yang bakal nemenin gue selama nya!" Alvaro menjawab dengan lantang dan santai membuat gadis itu menahan geram setengah hidup.

Adista Maretha Samuel. Seorang gadis urakan, sang pembuat onar disekolahnya, bahkan sampai guru-guru pun dibuat kewalahan oleh nya.

Disamping itu, seorang ketua OSIS SMA Samantha terjebak dengan kisah cinta nya. Dia Alvaro, Alvaro Aldrick Samudra yang jatuh cinta pada seorang gadis urakan seperti Adista.

Apakah semua itu berjalan lancar sampai maut memisahkan mereka? Tentu tidak. Banyak halang rintang yang mereka tempuh untuk mencapai kebahagiaan.


Copyright 2019
All Rights Reserved
Sign up to add Alvaro to your library and receive updates
or
#246possesive
Content Guidelines
You may also like
GHAVARI  by alghisty_
10 parts Ongoing
"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"
Memo Rasa ✔️ (Part Lengkap) by vivinsindi13
70 parts Complete
Apa yang akan terjadi jika sebuah organisasi besar dalam sekolah mengklaim bahwa organisasinya lah yang paling berjaya dari organisasi lainnya. Inilah yang sedang di alami oleh OSIS, mereka tidak terima jika pada faktanya ROHIS telah mengalahkan kejayaan mereka. Tekanan demi tekanan dialami oleh Andra (ketua OSIS angkatan XX), dimana semua anggotanya menuntut dirinya agar kembali membuat OSIS berjaya dan mengalahkan kejayaan ROHIS saat ini. Selalu menjadi perbandingan dengan ketua OSIS periode sebelumnya membuat Andra tersinggung. Dan menuntutnya untuk menerima sebuah misi. Misi yang harus di selesaikannya yakni, membuat perempuan yang menjabat sebagai ketua ROHIS jatuh cinta kepadanya, menakhlukan hati seorang pimpinan tertinggi dalam sebuah organisasi dirasa adalah cara yang ampuh untuk bisa menghancurkan organisasi tersebut. Pencopotan jabatan adalah konsekuensi yang harus ditanggung oleh Andra jika ia tidak berhasil menjalankan misinya. Berhasilkah Andra membuat perempuan yang menjabat sebagai ketua ROHIS jatuh cinta kepadanya ? Akankah perempuan tersebut jatuh cinta kepada Andra dan membuat Andra berhasil menyelesaikan misisnya untuk menghancurkan ROHIS ? Ataukah malah Andra yang akan jatuh cinta kepada perempuan tersebut dan merelakan jabatannya sebagai ketua OSIS di copot paksa oleh para anggotanya ? Atau mala alur cerita lain yang tidak sesuai skenario akan menjadi takdir perjalan cerita ini. Mari menyelami, jangan lupa bawa bekal vote dan comment. ^^
You may also like
Slide 1 of 9
GHAVARI  cover
Transmigrasi: Love Punch  cover
AL - TA [END] cover
Cinta cover
COOL BOY VS BAD GIRL cover
AREGA [End] cover
Memo Rasa ✔️ (Part Lengkap) cover
 Alvaro [Belum Di Revisi] cover
ALAN [END] cover

GHAVARI

10 parts Ongoing

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"