We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kertas untuk Semesta (HIATUS)

Kertas untuk Semesta (HIATUS)

  • WpView
    Reads 290
  • WpVote
    Votes 48
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 26, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
HIATUS. Jangan dibaca, cerita ga di terusin. Dari pada nyesel. Baca ceritaku yang lain aja okee. Semesta memang tak selalu berpihak pada keinginan kita. Terkadang ia mendatangkan yang tak kita suka. Dan membawa pergi yang kita cinta. Tapi semua itu bukan alasan untuk membenci rencananya bukan? Karena yang pergi pasti akan diganti dengan yang lebih berarti. Yang tiada akan diganti dengan yang selalu ada. Pasti!!! Jadi? Buat apa menangisi selembar uang 100 ribuan yang hilang tertiup angin? Jika sudah diganti dengan uang jutaan didepan mata? ...... Seorang laki-laki nampak sedang memandangi untaian kata yang tertera pada sebuah kertas origami kecil berwarna biru diatas meja kayu. "Ini tulisan kamu?" Gadis dihadapannya yang sedang duduk sembari meneguk secangkir kopi mulai menoleh.. "Iya" "Buat apa?" "Siapa tau dengan keluhan hati aku itu,semesta cepat-cepat ngasih tau jawabannya" "Buat apa masih tanya kalau jawabannya sudah didepan mata?!" ** Cerita ini nggak bisa di deskripsikan singkat. Kalau mau lebih jelas baca dong ya! Thk u
All Rights Reserved
#345
pertemuan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Harapan Bunga Terakhir
  • THE CLIMB [Completed]
  • Diary Salsa (Completed)
  • Bulan
  • STELLA (On Going)
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • LOST MY BREATH (ON GOING)
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • ALLER

"abang!... aku dapet penghargaan loh" Teriak gadis Kecil mengejar lelaki dewasa didepannya lelaki yang di panggil abang itu hanya merespon delikan mata "abang mau kemana?,, " "ara ikut ya" mata itu menyorot tajam bak elang yang akan membunuh gadis mungil yang berdiri di depannya "lo!... bisa DIEM gak!!!.. " Bulir airmata menggenang di pelupuk iris mata terangnya "ta'ap'i.. ara.. " "shitt' diem." dengan sorot tajam menahan amarah suara itu kembali membuat gadis itu bungkam bersamaan dengan jatuhnya bulir bulir airmata yang dipendam gadis Kecil itu. ⋆ ˚。୨୧˚˚୨୧。˚ ⋆ ' Menyerah ' Satu kata yang slalu berkeliaran dipikiran nya, apakah ia harus menyerah pada titik ini?? sedangkan ribuan pertanyaan Dan harapan masih setia bersemayam dipikiran nya Tidak adil baginya yang tidak tahu menahu titik permasalahanya tapi mengapa ia yang mendapat kesialan ini, satu kata yang slalu tertanam " PEMBUNUH " itulah kata yang slalu orang orang lemparkan pada diri nya... Gadis Kecil yang dulu slalu mengharapkan kasih sayang walau sekedar pelukan, nyatanya itu tidak ia dapatkan sampai kini ia kokoh berdiri sendiri menatap hamparan bintang dilangit dengan tatapan sendu, akankah semesta mendukung nya? _ apakah gadis Kecil itu bisa mewujudkan harapannya? .. _ Atau ia akan kalah akan takdir yang seolah tidak mendukung keinginan nya ? • • • _plagiat dilarang mendekat_ Dilarang garis besar Murni cerita sendiri tanpa Ada campur cerita lain Tahap revisi..... @meesyaa

More details
WpActionLinkContent Guidelines