Permainan Takdir

Permainan Takdir

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 8, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku masih mencintainya .. mencintai dia .. Mencintai mantan ku .. Mantan terindah ku ... Sudah 10 tahun berlalu tapi tidak ada yg berubah dengan perasaan ini .. Tidak berubah atau enggan untuk berubah? Kalo kalian kira aku tidak bisa MOVE ON !! Kalian salah .. aku sudah move on dan memiliki laki - laki lain akan tetapi "Dia" ia dia seperti memiliki ruang tersendiri di Hati ku, pikiran ku dan Hidupku .. Seandainya 10 tahun yg lalu aku menerima lamarannya, mungkin kini aku dan dia sudah memiliki Putri dan Pangeran di Kerajaan kecil kita. Sudah bahagia dengan cerita ku. atau seandainya 10 tahun yang lalu kita tidak pernah bertemu, mungkin hal seperti ini tidak akan terjadi di hidupku .. Aku tidak pernah merasakan rasa sakit ini. ntah takdir ku seperti apa ? Kami berpisah tapi tuhan selalu mempertemukan .. Permainan takdir apa yang sedang ku mainkan ?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • Cinta KenRi
  • Coming Home (CABACA.ID)
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • REGATHAN [END]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Mental Disease
  • Full Of Scratches
  • My Duchess / End

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines