DeLavina

DeLavina

  • WpView
    Reads 1,755
  • WpVote
    Votes 113
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 25, 2019
TRILOGI KEDUA (setelah 'Kubuat Kau Jatuh Cinta') "Semalem lo baru aja nembak gua. Sekarang udah jadian sama cewe lain. Kenapa sih gua harus suka sama cowo ga tau diri kaya lo" ~ Alvina Felicia. "Lo naif banget sih jadi cewe. Jangan salahin gua kalau lo sakit hati" ~ Devin Febriang Wijaya. Ini cerita tentang gadis biasa yang secara tiba-tiba memiliki hubunyan dengan 'Sang Pangeran' sekolah. Tidak nanggung-nanggung, dua 'Pangeran' sekaligus siap mengetuk pintu hatinya. Hingga datang masa dimana Vina bisa merasakan kebahagiaan dunia sesungguhnya, ia justru kembali dihadapkan pada masalah sulit. "Gua suka sama lo. Tapi sahabat gua ternyata juga jatuh hati ke lo. Apa yang harus gua lakuin?" ~ Alvina Felicia.
All Rights Reserved
#22
wijaya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berakhir Ikhlas [vakum]
  • Benci Jadi Cinta [On Going]
  • BRINCA
  • I Want You To Heal This Rift💔 (BELUM REVISI)
  • Numbness (selesai)
  • Friend Zone (SELESAI!)
  • Diantara Kalian
  • Iridescent
  • ANOTHER (END)
  • Gavin untuk Givea (Hiatus)

"Ketika cinta menjadi penyebab kita berpisah." - Remianth. --------------------- • • • ---------------------- "Mau taruhan sama gua?",- tanya El sambil mengangkat salah satu alis menunjukkan wajahnya yang terlihat serius. "Taruhan apa?",- tanya Kiana. "Lo jadi pacar gua, gua jadi pacar Lo. Diantara kita ga ada yang boleh jatuh cinta satu sama lain.", - ucap El dengan nada datar. ~~ Kiana Zahira Akira adalah seorang siswi pindahan di SMA Cahaya Bangsa. Kiana menjalani hari-harinya dengan santai dan apa adanya. Ia berniat untuk menjalani kehidupan sekolah yang lancar dan tenang. Namun, siapa sangka kedatangan Kiana justru menarik perhatian siswa laki-laki terpintar di sekolah itu. Suatu ketika anak laki-laki itu mendatangi Kiana dengan ekspresi serius bermaksud mengajak bertaruh. Kiana yang selama ini merasa hidupnya begitu membosankan, akhirnya menerima taruhan itu. Berawal dari sebuah taruhan untuk memulai hubungan bersama, Kiana dan anak laki-laki itupun berpacaran meskipun mereka berbeda. Apakah benih-benih cinta berhasil tumbuh di hati mereka? Akankah hubungan mereka berdua tetap berlanjut selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines