Wait (inG)

Wait (inG)

  • WpView
    Reads 322
  • WpVote
    Votes 158
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2019
Apakah kau tahu bagaimana kondisiku saat kau pergi? Bertahun-tahun aku menahan amarah dan menabahkan hati. Menanti andaikan kau akan kembali, namun akhirnya aku mulai kehilangan kesabaran ini. Mungkin engkau tak akan pernah untuk menemuiku lagi. Tapi kenapa saat aku sudah mulai menghapuskan perasaan ini, kau tiba-tiba datang tanpa permisi. Mulai kembali mengisi hati yang sudah hancur karena terkoyak duri. Apa aku bisa untuk membenahi hati? NB : First Story
All Rights Reserved
#40
gantung
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • The Real Of Me
  • When You Were Here
  • GLANCE
  • BOY & SENJA
  • Andira [End]
  • Rätsel ( Revisi )
  • CHAVANDA
  • Raden

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines