Let me chest for you

Let me chest for you

  • WpView
    مقروء 42
  • WpVote
    صوت 5
  • WpPart
    فصول 4
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: أحد, أبريل ١٤, ٢٠١٩
Nam Naraa adalah nama yang diberikan oleh mama dan papa pada ku saat aku lahir. "Naaa...!!!, " "Iya kak.., " Itu suara kakak sulungku, dia suka manggil aku dengan volume yang besar, walaupun aku tepat disampingnya. "Cil.. Mama kasih jajan berapa..?! " "Kek biasa kok kak.., " Ini juga kakak ku, dia lahir setahun sebelum aku. "Kak..., aku suka kakak.., udah lama banget looo..., tapi aku gak berani bilang sama kakak.., tapi aku tau kok..!, kakak pasti gak suka sama perempuan yang berani nembak cowok duluan.., iyakan..?!, gak apa-apa kok kak.., aku juga gak paksain kakak buat jawab, aku juga gak paksain kakak buat terima.., anggap aja ini cuma cinta monyet anak kecil ya kak..!, karna aku cuma ingin lepas dari lengkup suka yang aku pendam selama ini, jadi.. Terima kasih karna kakak mau luangkan waktu untuk omong kosong ku ini.., " Itulah hal yang paling ingin aku hapus dari memoryku, namun sulit. Tapi, aku juga mencoba untuk mengingat kalimat yang diucap olehnya pada ku saat itu, tapi aku lupa. Namun, saat aku sudah mengingatnya, itu lah saat dia melupakan ku. Tak mengenali ku. Dia benci pada ku, karna aku, menghancurkan hidupnya.
جميع الحقوق محفوظة
#815
memory
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Suddenly Marriage
  • Yang Terlupakan
  • Dia nyata
  • Inikah Cinta?
  • super puber
  • DikaRanggi
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • SYAKIRA how are you?
  • FALLING IN LOVE
  • Menyimpan Rasa (END)

"Mi, kemarin Pak Kades dan istrinya datang ke rumah. Dia ingin meminang kamu untuk menjadi istri anaknya," ucap Mama yang membuatku seketika langsung menghentikan kunyahan. "Mama kalau bercanda jangan pas lagi makan dong, nggak lucu kalau tiba-tiba aku tersedak terus meninggal," ucapku sambil tertawa. "Mama serius." Aku langsung melihat wajah mamaku, dari matanya aku bisa melihat keseriusan. Mendadak aku jadi merinding. "Jangan bercanda mulu dong, Ma, mana mungkin Pak Kades tiba-tiba melamar aku buat anaknya. Lagian aku nggak kenal sama anaknya Pak Kades," ucapku masih menyangkal kalau yang mamaku katakan bukanlah candaan. "Mama nggak lagi bercanda, Mi, Mama serius." Tenggorokanku serasa tercekat ketika mendengar perkataan Mama, "Ma, jadi ini serius?" Mama mengangguk dan itu membuat tubuhku seketika melemas. "Apa ini alasan Mama minta aku cepat-cepat pulang?" tanyaku yang dibalas anggukan oleh Mama. "Terus Mama jawab apa? Mama nolak 'kan?" tanyaku mulai was-was. "Ayah kamu sudah menerima, katanya nggak enak menolak tawaran Pak Kades. Kapan lagi 'kan kita bisa besanan sama orang terpandang?" Rahangku hampir saja lepas dari tempatnya saat mendengar jawaban Mama. "Nanti malam Pak Kades datang lagi ke sini sekalian bawa anaknya, mereka mau melamar kamu secara resmi." Aku semakin gila setelah mendengar sambungan perkataan Mama.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى