Aliya
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2019
"Karena aku ingin melihat dunia luar." Jawab Aliya. "Baiklah kami mengizinkanmu." Ucap Ayah Aliya. ¤ ¤ ¤ ¤ "Tapi aku masih belum mengikhlaskan dia untuk pergi jauh dari kita, Bi." Ucap Ibu Aliya pada suaminya. #Cerita ini akan menceritakan beberapa kisah tentang keluarga, sahabat, dan kasih sayang. Dengan bahasa yang mungkin tidak terlalu formal dan lebih banyak santai dibeberapa kisahnya. Kalo penasaran dilanjutkan baca aja ya. 😊😊 Selamat membaca.?!
All Rights Reserved
#38
aliya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gus Raffi ( Mengungkap Tabir Mimpi 101 Butir Tasbih)
  • About Fadlan
  • TAKDIR ALYA
  • TOGETHER
  • Disguise... [END]
  • Albel
  • GEMINTANG HATIKU
  • Become Baby Boy✓
  • Thank You For Everything [BoelxYaya]

" Setiap ada aku, kenapa ada dia? Bersamaku, kamu ceritakan tentang dia! Baik dan buruk, kamu kaitkan dengan dia. Ini aku, bukan dia! " Ning Linda *** " Memilih atau meninggalkan aku, tidak ada alasan untuk melupakan." Gus Faris *** " Jika suatu saat nanti kamu menangis atau bersedih. Maka lari dan peluklah orang yang kamu cintai." Gus Rafi *** " Hati, mata, dan bibir di ajarkan untuk menerima kenyataan. Terimakasih atas semuanya. " Ning Najwa *** " Sepanjang umur suamiku, engkaulah imamku. Tak boleh di ubah hingga kini. Engkaulah imamku dan aku ma' mum. Allah yang menyatukan ini pada kita. " Dina Mariana *** Kisah ini tentang perasaan dilema di antara Gus dan Ning, yang membuat mereka menghadapi situasi yang sama-sama sulit menempatkan seseorang dalam keadaan dilema itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines