We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Orange Sun [Hindia Belanda] REVISI

Orange Sun [Hindia Belanda] REVISI

  • WpView
    Reads 1,780
  • WpVote
    Votes 231
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Sun, Apr 5, 2026
WpInfo
Fiction
Historical
NOTE: MASIH PERBAIKAN Fiksi. Kisah ini sepenuhnya karya asli saya sendiri, tanpa menyalin cerita orang lain dan saya tidak menggunakan AI. Awalnya ditulis dalam bahasa Inggris dan diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, jadi maaf kalau terlalu formal atau ada bagian-bagian yang belum dibenerin. Maaf jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dll. Maaf jika ada kesalahan dalam kata, tata bahasa, tanda baca, dll. ---------------------------------------- "Tetapi, salah satu patah hati terbesar aku adalah hari aku kehilangan sahabatku, Werner. Aku tidak pernah membayangkan hidupnya akan berakhir seperti itu. Aku tahu bahwa hidup harus terus berjalan, jadi aku mencoba melupakan semua yang terjadi di masa lalu dan menjalani hidup aku bersama Angelika dan anak-anakku. Tak pernah lagi ku injakkan kaki di negeri itu, ku tinggalkan semua kenanganku bersama Werner dan sahabat-sahabatku disana, Tak pernah lagi ku coba untuk mengingatnya walaupun terkadang ingatan tentang mereka sering terlintas dipikiranku tanpa izin." - Ruben Schouten
All Rights Reserved
#225
hindiabelanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permaisuri Palsu dan Harem Yang Kucuri
  • Crownless : The figuran girl who rewrote the empire's history.
  • Di Balik Jarak
  • LADY AINSLEY
  • THE UNTAMABLE DUCHESS OF THE NORTH
  • Duchess Of Eldenhart (PROSES REVISI)
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • 2 pilihan
  •  Tumapel : kehidupan keduaku adalah bagian dari sejarah yang telah berubah
  • The Untouchable Duchess (Terbit)

Aveline Rosenthal de Arcyne mati sebelum mahkota menyentuh kepalanya. Dikhianati oleh kaisar yang ia cintai. Ketika ia mengulang kehidupan, Aveline tetap melangkah menuju istana, bukan untuk mengubah nasib, melainkan untuk mengendalikannya. Tunangan itu palsu. Mahkota itu umpan. Dan para pria yang dulu melindungi Seraphielle si gadis bermuka dua. Aveline akan merebut mereka satu per satu. Bukan demi cinta, melainkan demi balas dendam.

More details
WpActionLinkContent Guidelines