We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
JUST YOU

JUST YOU

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 11, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tau waktu selalu bisa merubah segalanya. Tapi aku ingin egois, ku mohon kamu jangan pernah berubah. Jika kamu tanya alasanya, jawabannya mudah. Karna aku 'sudah terbiasa' Erlangga(elang) dan Nadira(dira) bersahabat, Kinara hadir di tengah kebahagiaan persahabatan mereka. Sampai Elang mengaku menyukai Kinara. Sialnya diam-diam Dira juga menyukai Elang Tidak tahu kapan rasa itu mulai ada -Rasa yang sulit dijelaskan saat kebersamaan dengannya teralihkan pada orang lain- "Elang ayok pulang" "Mm,, Ra loe bisa pulang sendiri dulu kan. Gue ada janji nganter Kinar pulang" . "Dira, gue tau loe lebih dulu bareng dan kenal Elang, tapi mulai saat ini jangan terlalu deket sama Elang yah. Gue cemburu!" . "Ra, lakuin apapun yang buat loe bahagia, buat orang bahagia itu emang kebaikan. Tapi kebahagiaan loe itu prioritas!" Nyatanya keadaan yang buat gue gak bisa prioritasin kebahagiaan gue lang. Terus gue harus gimana?! Apa yang akan kamu lakukan jika dituntut untuk menjauh dari kebahagiaanmu sendiri?
All Rights Reserved
#156
erlangga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FINDING SOULMATE
  • Kelas A [End]
  • -NOW OR NEVER-
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • My Friend Is My Strength
  • DEVIAN [END]
  • I (Space) You
  • Forever Alone (Sudah Terbit)

Finding soulmate, menemukan belahan jiwa terdengar biasa, dan mudah, karena hampir semua manusia melakukannya. Tapi ada beberapa orang harus melalui jalan yang tidak biasa. Jalan berliku, berlubang bahkan berputar-putar seperti labirin, bahkan hanya untuk menemukan sekedar teman hidup. Zia tidak tahu kalau dia sudah tertidur selama empat hari, tidak sadarkan diri. Bahkan jantungnya yang sempat berhenti berdetak dua kali, Zia tidak tahu itu. "Aku tidak mungkin meninggalkan Zia sendiri, dia masih lemah..." kata David "Ya sudah ..., terserah kamu. Kalau kamu tidak datang ... kita putus!" Dara menutup telponnya. "Gue ke sini karena mau menertawakan kebodohan loe ...," Kata Evan tajam dan sadis "..., dalam cinta apa sih yang loe cari? Kebahagiaan, kan? ... kalau ada cinta yang buat loe tidak bahagia, itu cinta yang tidak sehat namanya ... Loe bebas memilih hidup dengan cinta yang tidak sehat atau loe bergerak bahagia!" Qhilla berkata mantap "Kamu terlalu fokus pada sebuah bayangan di depan kamu, kamu tahu, Zia! Jika saja kamu mau menoleh, maka kamu akan melihat begitu banyak kebahagiaan yang bisa menghampiri kamu dan bisa buat kamu bahagia." Kata dr. Alya lembut Zia, gadis tingkat tiga di sebuah Fakultas Seni yang terjebak dalam pusaran perasaan dengan mencintai sahabatnya sendiri. Tujuh tahun memendam cinta, akhirnya Zia sadar kalau dia harus keluar dari pusaran itu. Jika tidak, bukan hanya dia yang terluka, tapi sahabatnya dan seseorang yang mencintai sahabatnya. Sebuah kesempatan datang, kesempatan yang bisa memberikan Zia alasan untuk pergi menjauhi David. Akan tetapi, di saat Zia sudah membulatkan tekatnya, David mulai merasa kehilangan sosok Zia yang selalu ada di dekatnya. Dia mulai resah dan kebigungan. Bagai air yang mengalir, cerita Zia pun bergulir. Sama halnya Zia, para sahabatnya pun memilki kisahnya sendiri, kisah bagaimana mereka menemukan seseorang yang bisa mereka sebut Soulmate. Cerita ini sebagian diPrivasi efek krn mirror situs dulu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines