Cinta yang terpendam

Cinta yang terpendam

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2019
sinopsis Altha Funnissa Assyifa nama yang sllu menyejukkan para akhwat yang mendengarnya. Karna juga memiliki arti yang indah yaitu seorang wanita penyembuh. Altha adalah anak yang baik, cerdas, sholehach. Biasanya orang-orang sekitar memanggil dia dengan nama Altha. Altha lahir dari keluarga sederhana namun altha juga mempunyai semangat yang tinggi untuk mewujudkan cita-citanya. Singkat cerita Altha bertemu dengan seorang akhwat tampan,dari keluarga kayaraya,dan berpendidikan. Namun akhwat tersebut tak pernah sombong akan harta yang ia punya. Akhwat tersebut bernama Ahmad Syafi Hidayatulloh yang biasanya dipanggil dengan nama syafi. Syafi adalah pria yang baik, sopan santun, rendah hati dan juga tampan. Dan merekapun...................
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUMAH?
  • Mushaf Cinta Dari-Nya [ END ]
  • Senja Assyifa [COMPLETED]
  • SANG PENAKLUK HATI SYAKIRA (On going)
  • LOVE IS DESTROYED [COMPLETED]
  • Sejuta Luka Giel
  • Nugraha Sabian [END]
RUMAH?

🪻Rumah?🪻 Sebuah kisah tentang kehilangan arah, pencarian makna rumah, dan keberanian untuk sembuh. Kadang... rumah bukan tempat untuk pulang. Tapi tempat yang justru membuatmu ingin lari sejauh-jauhnya Alletha Vellyn Giandara, gadis remaja yang seharusnya bisa tertawa bebas seperti anak lainnya. Tapi hidupnya... tak seindah itu. Dibalik senyum tipisnya, tersembunyi luka yang dalam-terlalu dalam untuk anak seusianya. Ia tumbuh dalam keluarga yang lebih sering membuatnya merasa kecil, tak dihargai, bahkan dilupakan. Baginya, keluarga bukan lagi rumah. Rumah bukan lagi tempat nyaman. Dan cinta? Entah sejak kapan berhenti ia percaya. Namun di tengah kekacauan, hadir satu sosok yang melihat Alletha bukan sebagai beban... tapi sebagai seseorang yang layak diperjuangkan. Perlahan, gadis itu mulai mengenal rasa hangat yang hampir ia lupakan-dipeluk, bukan dipukul... didengarkan, bukan dihakimi. "Ternyata, rumah bisa berbentuk seseorang. Seseorang yang tahu caranya memeluk luka tanpa harus menanyakan asalnya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines