Byantara

Byantara

  • WpView
    Reads 142
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 24, 2022
Sinopsis : Aylin seorang pianis muda yang begitu mencintai piano, baginya piano itu laksana teman yang selalu menemani dikala dirinya merasa rapuh. Namun, takdir begitu kejam hingga tega memisahkan mereka berdua, hingga tragedi di masalalu mendatangkan seseorang yang selalu ada bahkan menjaganya tanpa dirinya sadari. Dia laki-laki dengan hoodie hitam yang selalu meninggalkan tanda tanya di benaknya sekaligus laki-laki yang dia cintai. Lagi-lagi yang indah tak selalu berakhir indah, ketika cinta itu mulai bersemi ternyata kenyataan datang meluruhkan seluruh rasa itu. Hinggal hal itu menempatkan Aylin pada dua pilihan, haruskah dirinya bertahan dengan cintanya ataukah dia harus merelakan cintanya begitu saja?
All Rights Reserved
#404
kamu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gula - Gula
  • Bucin Ala Al [END]
  • April di Bukittinggi (full revisi)
  • catharsis
  • Lepas dari Bayangan
  • Aku,Kamu dan Dia
  • Di Pertemukan
  • Lily

Teman-teman sekelasnya mengharapkan senior year SMA mereka begitu meriah, penuh kejutan, kesenangan, dan tentu saja romansa. Lain halnya dengan Xaqila. Ia hanya berharap bisa melewati tahun terakhirnya dengan tenang, diterima di universitas impian, tanpa drama. Lagi pula, apa sih yang bisa diharapkan gadis muda penderita diabetes seperti dirinya? Jangankan romansa, dia bersyukur kalau masih punya sahabat yang setia menjaga rahasia penyakitnya agar dia tidak dianggap invalid. Lebih baik berlindung pada alasan bulimia kala pertanyaan mendera soal kenapa kotak makan siangnya nampak terlalu sehat, kenapa dia selalu mengecek akg di balik kemasan makanan minimarket, dan kenapa dia nyaris selalu bermusuhan pada segala hal yang berbau manis. Rasa manis bukan satu-satunya hal terlarang dalam hidupnya. Rasa sukanya pada Aarav juga terlarang. Lebih karena mereka sudah berteman selama rasa suka Xaqila pada cowok itu. Namun, semenjak Xaqila mengenal rasa manis yang berhasil dicecapnya selain dari makanan, pendiriannya mulai goyah. Rasa manis yang berhasil ia curi dari ciuman Aarav, dan sejak itu dia tahu takkan sanggup menyimpan perasaannya lebih lama. #ColorfulDaysofAprilChallenge

More details
WpActionLinkContent Guidelines