Raiva

Raiva

  • WpView
    LETTURE 1,953
  • WpVote
    Voti 1,224
  • WpPart
    Parti 7
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mer, giu 5, 2019
Setelah dua minggu berakhirnya hubungan Raina dengan Adit, sikap Raina kembali seperti semula pemalas. ~Adit~ Bagi Raina Adit adalah cowo yang baik, pengertian, romantis, pinter, sabar, sabar menghadapi kebodohan Raina setiap belajar bareng. Namun, kebersamaanya dengan Adit harus berakhir tanpa alasan yang jelas. ~Rava~ Bagi Raina Rava hanyalah cowo yang nyebelin, pelit, sok ganteng, seneng PHP in cewe, dan jangan lupakan setiap harinya Raina dan Rava selalu cekcok. "Najis gw, seumur hidup gabakalan gw mau jadi pacar lo" ucap Raina. "Yakin? Gw sih ngga yakin, liat aja nanti lo bakalan jatuh kedalam pesona gw" ucap Rava dengan smirk di wajahnya.
Tutti i diritti riservati
#410
ttm
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Cinta dalam Diam(End)
  • Queen Greta Oto (GXG)
  • forgive you, forget you not
  • Taken Slowly
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Shoplifting Heart
  • I CHOOSE YOU
  • The Game
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • We Can't Be Friends

Sequel cerita Wattpad Khadijah dan senyum Khatan Khayla terlahir tanpa kemampuan berbicara, tetapi itu tidak membuatnya lemah. Dengan bahasa isyarat, ia belajar berkomunikasi dan mengekspresikan dirinya. Namun, tidak semua orang bisa menerimanya. Sejak kecil, ia kerap menghadapi ejekan dan perundungan, hingga hanya ada satu orang yang selalu berdiri di sisinya Rafi. Bagi Rafi, Khayla bukan sekadar sahabat. Ia adalah seseorang yang ingin selalu ia lindungi, meskipun perasaan yang tumbuh di hatinya tetap ia simpan rapat-rapat. Namun, semua berubah saat Bram, teman lama mereka, kembali di SMA. Kehadiran Bram membuat Rafi menyadari sesuatu yang selama ini ia abaikan-rasa cemburu yang perlahan menguasai hatinya. Di sisi lain, Khayla harus menghadapi Nadine, seorang gadis yang tidak menyukainya karena merasa Khayla menghalangi jalannya menuju Bram. Perundungan kembali menghantuinya, lebih parah dari sebelumnya. Tapi kali ini, Khayla tidak ingin hanya bergantung pada orang lain. Ia ingin melawan, ingin membuktikan bahwa meskipun ia tak bisa bersuara, bukan berarti ia tidak bisa didengar. Ketika kata-kata tak selalu bisa diucapkan, dapatkah cinta tetap tersampaikan? Atau justru akan terus terpendam dalam diam?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti