We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Kepada Sang Hati

Kepada Sang Hati

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 2, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
Terkadang bahkan mungkin sering untuk tak bisa mengerti akan hati sendiri. Kita inginnya apa. Namun hati tak menyetujui. Atau pun sebaliknya. Hati ingin apa. Namun kita yang tak menyeyujui. Najwa Nura'ini tokoh utama kisah ini. Selalu merasa rumit dengan hatinya sendiri. Memang benar bila perempuan selalu mengedepankan hati dan perasaan daripada logika dan realita. Namun Najwa belajar dari hatinya sendiri. Adakalanya harus mengedepankan logika dan realita daripada hati dan perasaan.
All Rights Reserved
#35
melow
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jalan Pulang Menuju Halal ; Lee Heeseung
  • Di Kota Tempat Kamu Berada
  • The Choice
  • Ipar Impian
  • ARYANA
  • Obsessive Love Disorder ✔️
  • Rumah Lira
  • Have A Crush On You
  • YAKIN (SELESAI)

Sinopsis Hanna tumbuh di keluarga yang penuh kasih sayang. Keanggunannya memkiat banyak orang, tetapi jauh dari dalam hatinya, ada ketakutan yang selalu menghantuinya - takut dengan kedekatan lawan jenis. Sementara itu, Heeseung, seorang pemuda yang besar tanpa banyak perhatian orang tua karena kesibukan mereka, justru memilih jalannya sendiri. Demi mencari kedamaian, ia memutuskan untuk memperdalam ilmu agama di salah satu sekolah Islam terbaik di kota. Takdir mempertemukan keduanya di sebuah masjid. Awalnya hanya saling pandang dari kejauhan, namun perlahan benih perasaan mulai tumbuh di antara mereka. Keanggunan Hanna dan ketulusannya menarik perhatian Heeseung, sementara sikap rendah hati serta kebaikan hari Heeseung mengusik hati Hanna. Ketika perasaan mulai tumbuh, mereka dihadapkan pada kenyataan bahwa perjalanan menuju kebersamaan bukanlah hal yang mudah. Bagi Hanna, membuka diri terhadap perasaan baru adalah hal yang menakutkan, sedangkan Heeseung harus membuktikan keseriusannya dalam mencintai tanpa menyalahi keyakinan yang dipegang teguh. Dengan waktu yang singkat, hanya satu bulan, mereka harus meyakinkan diri sendiri dan juga keluarga bahwa perasaan ini layak diperjuangkan. Namun, mampukah mereka bertahan di tengan godaan, perbedaan, serta ketakutan yang membayangi hati masing-masing? Di antara segala ujian dan harapan, apakah akhirnya Hanna akan menemukan jalannya untuk pulang ke tempat yang benar-benar ia sebut sebagai rumah - sebuah tempat di mana cinta dan keimanan bertaut menjadi satu?

More details
WpActionLinkContent Guidelines