SILUET DALAM CAHAYA

SILUET DALAM CAHAYA

  • WpView
    LECTURES 125
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Chapitres 23
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., sept. 13, 2024
Sinopsis Shereen adalah seorang wanita yang ceria, penuh semangat, dan dikenal karena keberaniannya yang tak tertandingi. Meskipun memiliki riwayat jantung yang membuatnya rentan, ia menjalani hidup dengan penuh gairah dan tanpa rasa takut. Selama sepuluh tahun, Shereen telah mengejar cinta sejatinya, Theo, seorang pria yang memikat hati dan pikirannya. Namun, usahanya untuk mendapatkan perhatian Theo selalu berakhir dengan kekecewaan. Theo, yang sering bersikap semena-mena dan tidak menghargai Shereen, malah semakin menjauh dan mempermainkan perasaan wanita itu. Suatu hari, hidup Shereen mengalami perubahan tak terduga saat seorang pria bernama Karel muncul di hadapannya. Karel adalah sosok yang hangat, perhatian, dan mampu melihat keindahan dalam diri Shereen yang sering kali tertutup oleh bayangan masa lalunya. Dengan pendekatan lembut dan sikap yang penuh empati, Karel mulai membantu Shereen untuk mengatasi luka emosionalnya dan memulihkan kepercayaan dirinya. Ketika Shereen semakin dekat dengan Karel, dia mulai menyadari bahwa cinta sejati bukanlah tentang mengejar seseorang yang tidak menghargai kita, tetapi tentang menemukan seseorang yang dapat menghargai dan mencintai kita apa adanya. Karel bukan hanya membantu Shereen untuk melihat nilai diri yang sebenarnya, tetapi juga memberinya kekuatan untuk menghadapi masa depan dengan penuh harapan. "Siluet dalam Bayangan" adalah sebuah kisah yang menggugah tentang perjalanan emosional seorang wanita dalam mencari cinta sejati dan menemukan kekuatan dalam diri sendiri. Melalui pengalaman penuh liku dan penemuan diri, Shereen belajar bahwa terkadang, kebahagiaan sejati datang ketika kita melepaskan apa yang telah menyakiti kita dan membuka hati untuk kemungkinan baru.
Tous Droits Réservés
#121
khayalan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Side Two Side || Complate
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • DI HARI KELULUSAN
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • [✔]I Don't Know Who Loves Me {Choi Beomgyu}
  • Senja yang Terlewatkan
  • OLDER CRUSH!
  • KELABU BIRU [END] -REVISI
  • Suara Yang Tak Pernah Di Dengar

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu