We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Rasaku.
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 12, 2019
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Tagsrasaku
Hallo ! Namaku Putri Wahilmy. Teman-teman ku sih sering memanggil PW. Hm karna singkat katanya hehe. Aku termasuk seseorang yang sering memendam perasaan, tentang cinta maupun tentang keseharianku. Tapi saat ini aku akan coba untuk menceritakan semuanya ke kalian. Saat ini aku duduk di bangku SMK, di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan dengan mengambil jurusan keperawatan yang letaknya berada di daerah bogor. Selamat membaca ceritaku, semoga kalian sukaaa !!
All Rights Reserved
#140
rasaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Baby's Contract✓
  • PLEASE,,,LOVE ME BOY!! (ON GOING)
  • Nikah Muda
  • Rahasia ku Bersama Suami Dari Tante ku
  • My Duchess / End
  • JAGA AKU DAN HATIKU
  • Aku, Kamu dan Hujan
  • CACA (TAMAT)
  • Melampiaskan Marah Dengan Gairah
  • My ice girl

Cerita ini sudah tamat dan bisa kalian dapatkan versi lengkapnya di Karyakarsa kataromchick atau versi ebook di google playbook 'Faitna YA'. ~~~~ Teija Nero dan Nova Saki tidak pernah berharap dipersatukan dalam ikatan suci pernikahan. Mereka hanya terjebak dalam kondisi yang memantik kesalahpahaman semata. Katakan saja mereka berada dalam tempat dan kondisi yang tak beruntung, hingga harus dinikahkan dalam waktu singkat. Pernikahan itu bahkan dilaksanan saat mereka berada di penghujung masa SMA. Gila, bukan? Mana ada, sih, orang tua yang menikahkan putra dan putri mereka yang masih SMA? Jika kasusnya memang terjadi kehamilan, baik Teija dan Nova angkat tangan. Namun, kasus mereka berdua berbeda! Nova tidak hamil! Bahkan Teija saja belum sempat menyentuh bibir gadis itu, karena ibu Teija sudah keburu membuka kamarnya. Dalam kasus ini, Teija menyalahkan Nova. Karena permintaan gadis itu yang aneh, mereka menjadi terikat sepenuhnya. Namun, karena mereka masih sangat begitu muda, maka masih banyak kesempatan yang bisa dilakukan dengan membuat kesepakatan menjanjikan. "Kita nggak bisa diem aja, Teja!" "Terus mau apa? Kita udah sah juga." "Gue nggak mau masa muda ini sia-sia!" "Ya, terus apa???" "Let's make a deal. No, no, no! Bukan kesepakatan biasa. Kita harus bikin kontrak di atas materai! Selama kita masih pengen seneng-seneng di masa muda, no babies included in this marriage!" "Terus kalo mama kita repot minta cucu?" "Kita masukin ke poin kontraknya, babies included near our divorce!" Bisakah mereka berdua menjamin kedatangan bayi sesuai rencana?

More details
WpActionLinkContent Guidelines