GERIMIS PECAH DI TARAKAN

GERIMIS PECAH DI TARAKAN

  • WpView
    LETTURE 246
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 70
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, apr 12, 2019
PUISI DALAM SUBYEKTIVITAS INDIVIDUAL Ketika keperihan muncul dari adanya kekosongan dan keterabaian, puisi akan hadir sebagai satu-satunya alasan untuk bisa bertahan. Subyektivitas diri menjadi sebuah bentuk pertahanan agar tidak menjadi "individu yang tidak berharga"
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Suara Asa: Nolisa
  • JAM 3 SORE
  • [2] Asa dalam Rasa | ✔
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • LEBUR JIWA [Lengkap]
  • Indonesian Poetry
  • [3] Aksara, Rasa, Asa | ✔
  • Alam Berkisah
  • Goresan Pena Pengagum hujan
  • Jatuh Cinta itu Luka

[A N T A L O G I P U I S I ] Asa yang tertuang dari segala rasa, tertanda sebagai tempat sejuta cerita, bukan teman 'suka-suka', tapi dia punya makna yang terlalu berharga, disetiap situasi 'berbeda' ataupun istimewa. [ Tertanda, Kita Tidak Pernah Sendirian ] Note : dia yang dimaksud adalah "suara" yang menjelma menjadi tinta, aksara, coretan, ungkapan, rangkaian, dan selembaran asa. Seri Tertinggi Terfavorit: Berkali-kali #1 kategori ungkapan #1 kategori kata-kata 25/10/21 #1 kategori coretan 25/10/22 #2 kategori Quotes 21/01/23 #2 kategori kumpulan puisi 25/10/22 #3 selfreminder 25/10/22 #12 kategori sajak 26/10/22 #13 kategori poem 26/10/22

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti