KEHIDUPAN REALITA

KEHIDUPAN REALITA

  • WpView
    Membaca 25
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 20, 2021
Hai! Namaku 'Sarah Juwita'. Kelas 3 SMA. Aku tinggal di kampung yang terpencil tapi ramai karna lumayan banyak penduduk yang tinggal. Ini kisah hidupku yang rumit. Ibuku bernama 'Renata' atau biasa dipanggil Bu Rere. Bapak ku bernama 'Dani Putra' atau biasa dipanggil Pak Dani. Aku mempunyai 2 saudara perempuan. Yang pertama 'Melodi Putri' biasa dipanggil Kak Riri dan yang kedua 'Jessi ayunda' biasa dipanggil Kak Jeje. Banyak di dunia ini manusia-manusia yang tidak bersyukur atas nikmat Allah SWT. Banyak yang menganggap semua itu hanya keberuntungan atau kesialan semata. Jika bisa dihitung dalam bentuk matematika mungkin bisa disimbolkan dengan limit. Ini kisahku,realita yang sangat sangat aku syukuri walaupun banyak lika-liku kehidupan. Ingin sekali rasanya hidup lebih lama bersama orang-orang yang menurutku patut untuk disayangi. Dulu aku pernah berpikir kapan aku bisa hidup bebas tanpa aturan atau pengawasan orangtua? bahkan sampai-sampai aku pernah berpikir agar aku bisa kabur dan menjalani hidup seorang diri. Tapi itu dulu waktu aku masi kecil karna dulu sering sekali pas aku ingin pergi main orangtua ku melarang dengan berbagai alasan. "Nak,daripada main mending belajar dirumah. Nonton tv kan ibu bisa liat kamu,kalo di luar ibu ga bisa liat kamu main sama siapa? ngapain aja?" penuturan ibuku. Dulu aku tidak bisa memberikan alasan kenapa aku main dan gak bisa menyanggah apa yang di perintah orangtuaku. Malah pernah aku membenci ibuku gara-gara aku disuruh tidur siang padahal kan enak main sama temen-temenku. "Nak,daripada main mending tidur siang ya?" Ibuku selalu begitu. Dan pada akhirnya aku terdiam dan cemberut tanda aku tak menyukai apa yang ibu ku tuturkan. . . . . . ~maaf typo hehe;)
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • Sewindu
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • the protektif wedding
  • Yang Terlupakan
  • SYAKIRA how are you?
  • Cinta di Atap SMA
  • TRIPLETS J [ ON GOING ]
  • New Possessive Family
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]

Kehidupanku biasa saja. Membosankan dan menyebalkan. Entah mengapa ibu-ibu kaum nyinyir melabeliku sebagai orang bermasalah. "Oke, aku kuat." Itulah yang berkali-kali aku tanamkan dalam benak. Kuat. Kesehatanku memburuk akibat kebiasaan hidup tidak sehat; begadang, telat makan, makan makanan rendah gizi, dan tambahan beban pikiran. Begitulah akhir kisahku, salah satu korban kerasnya kehidupan, berakhir. Sayangnya aku salah! SALAH BESAR. Aku justru terlempar ke dalam novel ciptaan temanku sebagai Laura. Aku tidak keberatan menjalani hidup kedua. Namun, beda cerita bila aku adalah si antagonis yang bahkan tidak memiliki aset bernilai jutaan. Izinkan aku hidup mewah! Mewah! Oke, lupakan mengenai hidup sebagai nona besar. Masa bodoh dengan plot, mengubah cerita, merayu tokoh utama, dan bersikap baik kepada Sarah, si FL. Berhubung aku menempati Laura ketika dia masih SMA, maka lebih baik aku mempersiapkan hidup di masa depan semapan mungkin. Dengan kata lain: Sayonara, wahai para tokoh mulai dari kelas kroco sampai kakap. Aku akan hidup mandiri dan silakan saling bunuh memperebutkan Sarah. Aku tidak peduli! Akan tetapi, semua karakter sepertinya ingin mengganggu rencana hidup mandiriku. Mulai dari FL yang ngotot ingin menolongku, ML justru menawariku aset senilai jutaan, bahkan Villain pun mulai berubah haluan mencari cinta. Pasti ada yang salah dengan mereka semua. Mereka aneh! ANEH. Oh tolong, tolong izinkan aku hidup damai. Oke?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan