Cerita Anak PMR

Cerita Anak PMR

  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 15, 2019
menceritakan seorang anak laki laki yang berusaha mencapai semua tujuannya ia adalah orang yang menyukai wanita berkulit putih (memandang fisik), pada suatu waktu ia bertemu dengan wanita yang sama sekali bukan tipenya akantetapi wanita itu mengubah semua pandangan sang laki laki menjadi lebih baik INGINTAU SEPERTI APA CERITA ITU? APA LAGI AYO BACA! DAN ENJOY
All Rights Reserved
#597
perjuangan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Di Antara Tawa dan Tragedi (REVISI!)
  • AKU KAMU DAN YOGYAKARTA
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • HALAL BERSAMAMU
  • yang tak di inginkan  ( virgi )
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • SoulMate Will Certainly Meet
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • Living with Badboy ✔️

Di balik semarak kehidupan remaja masa kini-dengan media sosial, deretan target nilai sempurna, dan tawa di antara bangku sekolah-tersimpan cerita yang tak terucap. Dulu, namanya adalah tawa. Gemericik riang yang tak pernah pudar, seolah hidup hanya tentang matahari dan permen kapas. Nasya Zevillia Alesya, gadis dengan senyum selebar cakrawala, tak pernah tahu bahwa di sudut takdir, sebuah badai telah menunggu. Badai yang akan merenggut suaranya, mematahkan langkahnya, dan mengukir luka tak berdarah di kedalaman jiwanya. Ia akan belajar bahwa hidup adalah rangkaian kehilangan, bahwa cinta bisa datang dari tempat tak terduga, dan bahwa ingatan-bahkan yang paling menyakitkan sekalipun-adalah kunci untuk menemukan siapa dirinya yang sesungguhnya. Sebelum semua itu terjadi, dia hanyalah seorang gadis yang mengira dunia itu sederhana. Ia belum tahu, bagaimana rasanya menjadi bekas luka tak berdarah. Ini bukan hanya kisah tentang tumbuh dewasa. Ini kisah tentang bertahan-dengan tawa, air mata, dan luka yang belum sembuh. oOo "Dia bilang mataku sayu seperti dihantui, aku bilang aku tidak tidur, karena mimpi-mimpi ku hancur."

More details
WpActionLinkContent Guidelines