My Cousin My Husband

My Cousin My Husband

  • WpView
    Reads 70,020
  • WpVote
    Votes 1,907
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 4, 2020
End Sebuah perjodohan yang dilakukan nenek dan kakek Alea dan Rizal membuat mereka terpaksa menikah. Sementara Rizal memiliki kekasih. Alea berjuang untuk mendapatkan cinta Rizal dengan cara yang cukup aneh. Alea membiarkan Rizal menemui kekasihnya tapi dia juga mempertahankan pernikahannya. Alea mengajukan kesempatan untuk memperjuangkan cinta masing-masing. Alea pada Rizal suaminya dan Rizal pada kekasihnya. Akankah Alea mampu mempertahankan pernikahannya meski dia berjuang sendiri. #jangan lupa follow Alea menunjuk cincin berlian yang terlihat sangat cantik dan elegan. Rizal langsung memasangkan ke tangan Alea. Air mata Alea langsung luruh Rizal yang menyadari langsung mengusap cincin pernikahan yang Rizal kasih ketika mereka sedang berada di masa yang sulit. "Alea istrinya Rizal . are you okay? " "I'm not okay" Jawab Alea sambil menggeleng dan menatap mata Rizal. "Kau mau yang baru? " Rizal masih mengusap cincin pernikahan mereka meski hanya Alea yang pakai. Alea menggeleng"terus kenapa nangis? " Rizal mengusap air mata Alea. Alea langsung berhamburan memeluk Rizal. "Jika Aa meminta kakak untuk tidak melamar Rani apa kakak mau? "Tanya Alea yang menatap lekat-lekat mata indah Rizal. Rizal hanya diam sampai akhirnya bersuara" Maaf Aa ini sudah keputusan kakak " Omongan Rizal tidak bisa di ganggu gugat. Alea langsung melepaskan pelukan yang sambil mengusap air matanya kasar tubuhnya lemas.
All Rights Reserved
#369
perjanjian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lentera di Batas Senja (TELAH TERBIT di LOVRINZ)
  • BUNGKAM
  • Gus Alfathar (SUDAH TERBIT)
  • Love Hurts
  • Revenge, Sorry!
  • tentang sebuah rasa
  • COUPLE IN LAW [COMPLETED]
  • GAME [END & PROSES REVISI]
  • Serpihan Luka
  • perfect house

" Waktumu 5 bulan, selama itu silahkan nikmati hidupmu sebelum kamu merangkak pergi dari hidupku" Ana terdiam, kembali menunduk. Ia sudah menyangka jika ini pasti terjadi. Lelaki itu tidak mungkin bisa menerimanya begitu saja. Tetapi mengapa sayatan didalam sana masih juga terasa ketika mendengar pengusiran secara tidak langsung itu. " Gunakan ATM itu untuk memenuhi apapun yang kamu inginkan. Kamu pasti perlu merayakan keberhasilanmu. Jangan khawatir, kartu itu tidak akan kehabisan isi hanya untuk memenuhi kebutuhanmu" kata Raga Ana menelan Saliva dengan kasar, tenggorokannya terasa dicekik oleh tangan tak kasat mata. " Kamu juga boleh tinggal disini sebelum waktumu habis dan aku akan mengusirmu" Ana menggenggam erat tali tas ditangan untuk menyalurkan kesakitanya. " Beberapa bulan lagi aku wisuda, setelah itu aku akan menikahi kekasihku... Raga menghentikan kalimatnya ketika Ana mengangkat wajah dan pandangan mereka kembali bertemu. Tentu saja gadis itu terkejut dengan kalimatnya, tetapi dia hanya bungkam tidak mencoba untuk menyela ucapannya. " Pastikan... saat itu tiba kamu sudah menghilang dari hidupku, tidak perlu lagi mengacaukan apapun yang akan kembali aku tata. Tempatmu bukan disini, kekasihku lah pemilik sesungguhnya, Kamu hanya dipinjamkan sebentar karena kekonyolan orang tuaku" Raga terdiam sebentar, menghela nafas berulang kali ketika entah karena apa sesak itu terus menerus menyerangnya. " Kebersamaan ini tidak lebih dari sebuah paksaan. Jadi, aku akan melepaskan ketika waktunya sudah tiba. Aku akan menceraikan mu.." " Aku harap... saat itu kamu tidak akan membuatku kesulitan lagi, dan ketika saat itu tiba, mari berpisah dengan benar, saling meninggalkan dan melupakan. Kamu bisa mencari kebahagiaanmu tanpa harus melibatkan aku didalamnya dan aku juga akan menjemput kebahagiaanku dengan kekasihku" tegas raga Dibalik tundukannya, Air mata itu akhirnya terjatuh juga, cukup menggambarkan seberapa kuat kesakitan yang ia terima.

More details
WpActionLinkContent Guidelines