Sebait Kata Untuk Alam

Sebait Kata Untuk Alam

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2019
"Kenapa..?" "Apanya yang kenapa..?" "Kenapa...kamu selalu bilang pergi itu adalah akhir?" "Entah tapi mungkin,aku berharap...aku akan seperti itu.." Jeda dengan hembusan nafas berat. "Seperti ketika aku pergi,aku harap semuanya akan berakhir.." Hening menyapa senja di sore itu... "Kamu ingin pergi,dan berakhir tanpa aku..?" "............." 'maafkan aku ini yang terlalu penakut' Ucapnya dalam hati.. °°°°°Hanya sekedar curahan rasa di hati dan endapan pemikiran di otak°°°°°° ∆cuman cari kerjaan nulis ni mah,Jan lupa vote and comen okhayyy!!!∆
All Rights Reserved
#588
dandelion
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Semu [Completed]
  • Diary [COMPLETED]
  • 【𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】
  • Temporary |End|
  • Peluk Luka Hujan
  • The Story of Philosofia (Bluesy)
  • FIZYA
  • FRIENDzone (Completed)
  • JAM 3 SORE

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

More details
WpActionLinkContent Guidelines