Story cover for ANGGUN by lindanataliaaa_
ANGGUN
  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 273
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Apr 11, 2019
"Kamu sayang aku engga?" tanya seorang gadis kepada laki-laki yang sedang duduk di sampingnya.

Laki-laki itu menoleh, mengerutkan dahinya tanda tidak mengerti? "Kok nanya-nya gitu?"

Gadis tersebut menghembuskan nafasnya sambil tersenyum. Menatap sosok yang selama ini ia cintai, bahkan ia rela jika harus memberi nyawanya untuk laki-laki tersebut.

"Aku gak yakin sama kamu" kata gadis tersebut.

"Kenapa?" tanya laki-laki itu.

Gadis tersebut menunduk, "aku takut kamu pergi ninggalin aku" setetes air mata jatuh secara perlahan, lolos begitu saja tanpa diminta.

~*~

Cover by: @ezatrisnaam

Hallo, jangan lupa follow ig-ku: @lindanataliaaa_
All Rights Reserved
Sign up to add ANGGUN to your library and receive updates
or
#148loveinschool
Content Guidelines
You may also like
Eccedentesiast by _adm29
5 parts Complete
Namanya, Mentari Khalila Hasan. Lebih akrab disapa, Riri. Senyumnya, secerah mentari dipagi hari. Namun, siapa sangka dibalik sebuah senyum cerahnya, tersimpan banyak kepalsuan. Seolah senyum yang ia tampilkan didepan semua orang hanyalah topeng, atau kamuflase untuknya bertahan hidup didunia yang keras ini. Mungkin Mentari adalah salah satu contoh dari berbagai macam orang didunia ini, yang bersembunyi dibalik topeng "smile" nya agar tidak terlihat menyedihkan. Terkadang orang yang paling banyak tertawa dan selalu mengumbar senyuman adalah mereka yang pintar menyembunyikan lukanya. Begitulah realitanya, banyak orang tersenyum tapi hatinya menangis. Bahkan ada orang yang baik didepan, tapi nyatanya menusuk diam-diam. Ada juga yang seolah membenci, padahal nyatanya menyukai. Pada dasarnya, apa yang kita lihat dan dengar itu belum tentu apa yang sebenarnya terjadi. Isi hati seseorang tidak ada yang tahu, selain dirinya sendiri dan Tuhan-nya. "Aku seperti siang yang tak pernah melihat malam. Seperti bulan yang selalu kesepian, dan seperti mentari yang selalu bersinar. Meskipun tiada yang tahu bahwa sinarku adalah palsu." - Mentari Khalila. 🌻🌻🌻 "Kemarin malam kamu jalan sama siapa ?" Gadis itu menatap lelaki didepannya penuh tanya. "Siapa yang bilang ?" Ucap lelaki itu lalu tersenyum miring. "Ada, kamu gak perlu tahu." Ujar gadis itu lalu menatap lurus kedepan. "Itu cuma sepupu, bukan siapa-siapa." Ucap lelaki itu. Gadis itu membisu ditempatnya. Lelaki itu menatap gadis yang tengah duduk disampingnya, "kamu kenapa?" Dengan segera gadis itu menggeleng, "aku gapapa." Ucapnya lalu tersenyum. "Kamu marah ?" Ucapnya sambil menatap gadis itu. Lagi-lagi gadis itu menggeleng lalu tersenyum, "aku percaya sama kamu." Lelaki itu pun balas tersenyum. 🌻🌻🌻 @TeenlitIndonesia FOLLOW TERLEBIH DAHULU SEBELUM MEMBACA! JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK, VOTE AND COMENT ?
You may also like
Slide 1 of 10
Sikampret & Sitengil [COMPLETED] cover
HAFI & NABILA [REVISI] cover
Letha cover
Takdir cinta DARA (Completed) cover
Complicated cover
Eccedentesiast cover
Frans : Kisah Cinta Nori [Selesai] cover
Hijrah Cinta (END) cover
Where The Feelings cover
ATHALARIQ cover

Sikampret & Sitengil [COMPLETED]

43 parts Complete

Dewa pov "Lo nolak gue?" "Iya, kenapa emang?" Gue tak henti-hentinya menatap cewek berpenampilan sedikit urakan yang tengah berdebat dengan sobat gue. 'Nge-jleb!' satu kata itu yang terlintas dibenak gue. pasti sakit banget tuh ditolak secara terang-terangan. Nangis alay dah lu! Diluar dugaan gue, cewek sinting itu malah ketawa ngakak. Gila, Gue bergidik ngeri. " lo! jangan pernah nyesel karna udah nolak gue", jari tengahnya teracung kedepan muka Azzam sebelum benar-benar pergi dari hadapan kita. Satu kata buat tuh cewek. "Keren!" Eh? ___ Fyi, cerita ini hanya untuk seru-seruan. Para readers wajib polow author eh, engga dong wkwk. tapi boleh dong di polow biar dapet notif kalo update.