Don't Know What To Do (Special Project FF) Short Ver.

Don't Know What To Do (Special Project FF) Short Ver.

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2019
WpInfo
Fanfic
Wanna One
Tidak tahu apa sebenarnya posisi kita? Kau membuat semuanya terlihat nyata,tapi terkadang semuanya juga tampak buram. Tidak punya jawaban? Dan juga tidak punya pertanyaan pada dasarnya. Jadi kita sebut ini apa? Hubungan? Pertemananan? Ikatan? Atau malah sebagai Pelarian. Harapan singkat yang berujung hilangnya keinginan untuk hidup. Untuk apa kita hidup? Untuk merasakan kembali ketidakadilan dari sisi kelam dunia. Mungkin saja. Apa yang membuatmu bertahan? Apa yang membuatmu merasa hidup? Apa yang akan kau lakukan? Akhir dari Perasaan yang terpendam, dan hubungan yang tak pernah berkembang disusul dengan pilihan yang tak jatuh kepadanya membuat sosok itu tersadar. Apa Ia harus kembali menyalahkan dunia yang selalu bersikap tidak adil padanya? Atau Dunia yang tidak pernah memberikan kesempatan baginya untuk merasakan kebahagiaan sesungguhnya? Seolah Jiwanya kembali membisikkan dua pilihan tak terelakkan, dan membuatnya terlalu nyata untuk dibayangkan. Tetap pada pendirian awal,yaitu pergi dari dunia ini atau memilih bertahan sekali lagi untuk mengulang pengharapan yang sia-sia?
All Rights Reserved
#63
dean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEA ✓ (WM) TERBIT
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • 「 Our Life 」
  • Ananta Bandhana
  • Bang,Gw Kangen..
  • Because I'm Askala (END)
  • My Bromance [18+] End
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Remember Me As A Time of Day✅

Gadis kuat dan keras kepala yang harus kehilangan satu persatu kebahagiaannya sejak kecil. Bahkan di saat dirinya menginjak usia remaja di mana seharusnya bersenang-senang, ia harus kehilangan pendengarannya. Setidaknya ia tidak akan mendengar cacian dan makian lagi. "Pembunuh." Hal itu disadarinya sejak sadar dari komanya setelah mengalami kecelakaan. Saat koma ia melihat seluruh ingatan buruknya seperti film yang sedang di putar. Hingga ia memutuskan untuk tetap berpura-pura bahagia dengan senyumannya dan menetapkan keputusan suatu hari nanti ia akan mengakhiri hidupnya. Tidak tahan dengan dunia yang terus membuatnya menderita. Akankah sahabat atau pujaan hatinya yang selalu ia kejar akan dapat menghentikannya? Ataukah ada orang lain yang dapat mengubah keputusan salah yang telah dibuat olehnya? Jangan lupa penderitaan Dea masih berlanjut oleh seseorang yang membencinya sejak dulu, seseorang yang merupakan orang terdekatnya saat masa kecil.

More details
WpActionLinkContent Guidelines