aryana

aryana

  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 3, 2019
Di malam hari seorang gadis berjalan di atas trotoar,ia berjalan tanpa tentu arah dan terus berjalan sambil menitihkan air mata tanpa ia sadari setetes air hujan mengenai tubuhnya dan lama kelamaan hujan menjadi deras membasahi seluruh tubuhnya. Arya melihat kearah langit dan "AAAAAAAAAA...."ia berteriaknya kencang "Mengapa Radit mengapa"teriaknya lagi "Mengapa kamu meninggalkan aku pada saat seperti ini"kini teriakannya melamah. arya terduduk lemas di terotoar "Aku benci kamu Radit benci"katanya pelan Tanpa ia sadari seorang laki-laki berjalan mendekatinya dan menepuk pundaknya pelan "Hey jika kau hujan-hujanan begini kau akan sakit" ucap laki-laki itu Arya menengok kearah tanggan yang ada di pundaknya itu dan... #Dan apa hayoo.. 🤔 #Mau tau kelanjutannya baca yah ceritanya maaf🙏 jika kurang menarik soalnya ini adalah cerita pertama yang aku buat soalnya hehehe...🤣 #jangan lupa vote & komen😘😘😘😘
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bianglala
  • Peluk Luka Hujan
  • CINTA UNTUK ALYA
  • Eihoutst (End Without Starting)
  • The Rain
  • ALTHAZAIN
  • Journey
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • First Love And Last Love(✔)🔚
Bianglala

Bianglala adalah gejala optik dan meteorologi berupa cahaya beraneka warna saling sejajar yang tampak di langit. Terbentuk karena adanya pembiasan sinar matahari yang dibelokkan bukan hadirnya bidadari dari kayangan yang turun ke bumi untuk mandi di sungai. Datang memberi kesan pergi menyimpan luka. 🌈🌈🌈 "Rey" "Iya key" "Ngapain lo ajak gue kesini?" "Hmmm.. supaya bisa liat pelangi" "Pelangi??" "He'em" "Dimana?" "Tuh disana" "Mana?? Nggak ada" "Nih pelanginyaa" telunjuk Rey mengarah ke pipi Key. 🌈🌈🌈 "Kenapa yan?" "Kenapa apa?" "Kenapa masih disini?" "Kenapa yan?" "Kenapa apanya sih?" "Kenapa diam?" "Belom punya jawaban yang pas" "Pelangi nya indah ya yan" "Jangan jadi pelangi ya key" "Berarti jangan jadi kamu? Indah, memudar, lalu hilang. Terus datang lagi tanpa jawaban" "Kenapa nggak dari dulu?" Tanya Ian menatap ke mata Key. "Memastikan hati nggak ada salahnya kan. Kenapa langsung ambil keputusan? Nggak bisa nunggu?" "Aku tau jawabannya sekarang" "Simpan aja yan" "Ku pastikan besok aku sudah sendiri" balas Ian sekali lagi. "Pastikan saja rasamu jika kau ingin berpisah. Aku hanya tak mau melihatmu berputus asa. Karena sudah tak bersamanya dan akupun nantinya berbeda" 🌈🌈🌈 Di pertengahan chap memberi kesan ledakan kebaperan yang akan siap menyerang kapanpun. Jadi siapkan mental, fisik, jiwa raga kalian•,• 😍Happy reading gaes👋🏻 Semoga banyak yang suka sama story yang aku tulis😸 jangan lupa share, vote and comment kalian berarti untuk author, story Ian, Key dan Rey. #SebagianRealStory💭 #Start September 2019 ©®DiayuWandira75 ~ Bianglala ~ Ig: drawandira_ Salam manis untuk para readers, dari dira😄

More details
WpActionLinkContent Guidelines