Menyakitkan, bukan? Ketika menangis adalah satu-satunya hal yang bisa kau lakukan untuk meredam kerinduan kepada seseorang yang sudah tak bisa kau genggam lagi tangannya. Ia jauh. Sangat jauh. Tak bisa lagi kau gapai, sekuat apapun kau mencoba. Menyedihkan, bukan? Ketika meringkuk sendirian di atas sajadah pada sepertiga malam sudah menjadi kegiatan rutinmu. Ketika doa-doa yang kau untai menjadi tangga yang indah hingga ke langit, tak jua menurunkan sebuah jawaban. Apalah arti menunggu seseorang yang sudah menghadap Sang Pencipta?All Rights Reserved
1 part