SQUARE LOVE

SQUARE LOVE

  • WpView
    Reads 6,962
  • WpVote
    Votes 241
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Wed, May 29, 2019
"Aldo, kamu akan papa jodohkan dengan gadis yang satu sekolah denganmu sekarang" "Papa ini apa-apaan sih? Kan Aldo masih sekolah, Pa. Aldo gamau, Aldo maunya sama pilihan Aldo sendiri" "Tidak bisa, Aldo. Ini demi image keluarga kita. Kakekmu pernah bernazdar pada kakek gadis itu, bahwa cucu-cucu mereka akan dijodohkan. Jadi, itulah sebabnya Papa akan menjodohkan kamu" "Memangnya siapa sih gadis yang Papa maksud?" "Zara Devina Mylad namanya" Mata Aldo terbelalak sempurna, ia melongo dan rasanya jantungnya telah tak berdetak sedetik yang lalu. Zara? Dia? Jadi istriku kelak? Gila! Ogah!
All Rights Reserved
#86
cintasegiempat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅
  • VAREN: Imperfect Husband
  • GILANG ABRAHAM
  • AILAH(END)✅
  • zeandra dan Marsha...
  • ALCA STORY
  • AKSARA LARA(END)

!!!WARNING!!! BACALAH NOVEL INI SENDIRIAN JIKA TIDAK INGIN DI ANGGAP SEBAGAI ORANG GILA! Karena kesalahpahaman, Ana dipaksa menikah dengan seorang pria yang terpaut jauh dengan usianya. Dan siapa sangka, pria yang di nikahinya itu adalah seorang duda anak satu dan parahnya lagi dia adalah sahabat ibunya yang dulu sangat mencintai ibu Ana. Keduanya hidup bagai seekor kucing&tikus, setiap saat ada saja masalah yang diributkan. "Tolong-tolong, ada om-om cabul. Aku mau di nodai, tolong-tolong! Hmppp..." "Saya tadi ingin membopong kamu, karena kamu tidurnya ngebo! Dibangunin berulang kali tidak mempan. Seharusnya kamu seneng, ada yang perhatian sama kamu bukan malah menuduh saya pria cabul!" Sentak Aldi dengan nada membisik di telinga Ana. "Dengar yaa, om-om cabul aku sungguh tidak berharap digendong oleh dirimu. Lain kali gak usah nyari kesempatan dalam kesempitan!" Bentak Ana. "Hei, kamu itu dikasih hati malah ngelunjak minta cinta. Saya tidak minat berbuat lebih pada tubuh kecil, tepos, bodi bambu, depan belakang rata, muka pas-pasan pula. Jadi kaya apa nanti anakku kalo saya nikah dan suka sama kamu." "Heiii, huh huh.." dengan napas tersengal-sengal dan jari menunjuk wajah Aldi. "Siapa juga yang minta cinta dan kawin sama om cabul kaya kamu?! Dasar om-om tua, keriput, pelit, medit, cabul---"

More details
WpActionLinkContent Guidelines