Lembaran tanpa akhir

Lembaran tanpa akhir

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 11, 2019
Menceritakan tentang kisah ku yang selalu ingin segera tinggal jauh dari rumah ini. Namun disaat aku mulai tinggal sendiri, nyata nya hidup sungguh tidak semudah yang di harapkan. Kehilangan seorang teman yang menjadi salah satu korban akibat perceraian orang tua - nya , membuat ku merasa sedikit kehilangan. Di tambah lagi kisah percintaanku yang rumit dan beberapa kisah kekonyolan yang terjadi dalam lembaran kisah ku. Percayakah bahwa hidup ini aneh? Menurutku hidup ini unik sih bukan aneh. Unik karena terkadang apa yang tidak pernah terlintas dalam benak , justru muncul dan terjadi begitu saja. Entah bagaimana bisa , dia yang tiba - tiba menghilang , dan sudah ku usai - kan kisah tentang nya. Malah datang kembali menyelinap masuk dalam lembaran kisahku. Akan kah lembaran ku kali ini berakhir sama seperti sebelum nya?
All Rights Reserved
#33
faksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Alamanda (Telah Terbit)
  • Mahligai Sunyi
  • Antara aku dan dunia
  • Garis Singgung
  • Angel To Raya (END)
  • ALVIN (On Going)
  • Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)
  • I Want You To Know(SLOW UPDATE)
  • Eliinaa
  • PERIHAL MENGIKHLASKAN

Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines